Bom Waktu Kenaikan Harga BBM dan Listrik di 2019

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Kalau pasangan nomor satu menang, kenaikan tarif listrik dan BBM akan lebih cepat sekitar Mei atau Juni 2019. Sementara kalau Prabowo-Sandiaga Uno menang, kenaikan harga BBM dan tarif listrik diperkirakan di akhir 2019.

Indonesiainside.id, Jakarta; Polemik wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik di 2019 dinilai menjadi ‘bom waktu’ bagi pemerintahan terpilih. Sejumlah ekonom memperkirakan tahun depan pemerintah yang berkuasa akan sulit menghindari kebijakan kenaikan harga BBM dan tarif listrik. Di sisi lain, pemerintah sedang mengkaji kenaikan harga BBM paling cepat pertengahan tahun depan.

Polemik tersebut mencuat saat ekonomi senior Faisal Basri menyatakan kenaikan harga BBM dan tarif listrik tidak akan bisa dihindari tahun depan. “Siapa pun presiden yang terpilih pada Pilpres 2019, akan dihadapkan dengan persoalan itu,” paparnya dalam seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2019, beberapa hari lalu.

Hanya saja, Faisal menilai, kenaikan harga BBM dan tarif listrik akan lebih cepat bila pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin terpilih, mengingat Jokowi adalah petahana. “Kalau pasangan nomor satu menang, kenaikan tarif listrik dan BBM akan lebih cepat sekitar Mei atau Juni 2019,” prediksi Faisal.

Sementara kalau Prabowo-Sandiaga Uno menang, Faisal memperkirakan kenaikan harga BBM dan tarif listrik akan dilakukan di akhir 2019.

Faisal tak yakin Prabowo akan terus menahan kenaikan harga BBM dan tarif listrik. Sebab, kata dia, di belakang Prabowo terdapat para ekonom yang juga rasional.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here