Lahan Sawah Berkurang 1,4 Juta Hektare

sektor pertanian
Ilustrasi lahan sawah. Foto: ist

Sekitar 1,4 juta hektare lahan sawah di dalam negeri diperkirakan berkurang pada 2019 seiring gencarnya alih fungsi lahan dari pertanian ke properti terutama mall.

Indonesiainside.id, JAKARTA: Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi Tanah Pertanian Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Vevin S Ardiwijaya, mengatakan, setiap tahun area persawahan terus menyusut. Bahkan, diperkirakan tahun depan lahan sawah di Indonesia bisa berkurang lagi hingga 1,4 juta hektare.

“Ini saja yang dari hasil terbaru 2018 itu kan 7,1 juta hektare ya, dari citra satelit. Tapi ke depannya diprediksi bisa berkurang lagi sampai 20 persen (1,4 juta hektare),” ujar Vevin di Jakarta, Rabu (5/12).

Berdasarkan data yang dihimpun Indonesiainside.id, luas lahan sawah di Indonesia pada 2016 mencapai 8,19 juta hektar terdiri dari 4,78 juta ha merupakan sawah irigasi dan 3,4 juta ha non irigasi. Angka tersebut berkurang menjadi 7,1 juta ha pada 2017 hingga saat ini.

Vevin menjelaskan, pengurangan area sawah disebabkan banyak lahan yang sudah memiliki izin alih fungsi. Satu di antaranya berubah menjadi mal.

“Idealnya memang tiap tahun dicek terus. Alih fungsi ini kan kencang sekali untuk lahan pertanian,” kata dia.

Ke depan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN tengah fokus menggarap rancangan peraturan presiden guna mempersulit alih fungsi lahan. Pertama, untuk bisa efektif berproduksi, cetak sawah memerlukan waktu yang sangat lama.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here