Pro Kontra Pembangunan Infrastruktur Tanpa Utang

Pro kontra pembangunan ratusan proyek infrastruktur yang dibiayai utang luar negeri terus bergulir. Capres nomor urut 1 Prabowo Subianto sempat menyerukan pembangunan infrastruktur tanpa bergantung oleh utang luar negeri.

Indonesiainside.id, Jakarta; Pro kontra terkait pembangunan ratusan proyek infrastruktur yang sebagian dibiayai utang luar negeri terus mendapat sorotan. Bahkan, Prabowo Subianto dalam akun twitter pribadinya berandai-andai terkait membangun negara tanpa mengandalkan utang luar negeri.

Prabowo menulis dalam akun twitter pribadinya; “Negara yang bisa memiliki pembangunan infrastruktur demi menunjang ekonomi di desa-desa tanpa bergantung oleh utang luar negeri. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin hasil produksi kita akan meningkat.”

Perhatian Prabowo tentang produktivitas rakyat memang beralasan, mengingat hal itu belum menjadi fokus utama dari pemerintah saat ini. Kondisi tersebut juga diakui pemerintah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat menjadi Keynote Speech Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) menilai meski ratusan triliun dana yang digelontorkan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur,  sayangnya tak ada peningkatan produktivitas yang mampu dilihat lebih jauh.

“Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun pertama fokus pada fungsi infrastruktur dan meningkat lebih dari Rp 150 triliun. Namun Presiden Jokowi ingin fokus pada SDM saat ini. Produktivitas tidak meningkat, daya kompetitif lemah. Oleh karena itu fokus alokasi untuk SDM penting,” imbuh Sri Mulyani, di Jakarta, Senin (10/12).

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here