PII dan KNKK Lakukan Mitigasi Longsornya Proyek Gubeng

Secara profesional PII berpendapat seharusnya hal itu tidak perlu terjadi apabila setiap individu pelaku konstruksi memiliki kompetensi yang teruji, memiliki pemahaman yang baik dalam menganalisis risiko, disiplin dalam menerapkan ilmu keteknikan serta aspek-aspek lain dari seorang insinyur profesional sebagaimana disyaratkan Undang-Undang No 11 Tahun 2014.

Indonesiainside.id, Jakarta — Persatuan Insinyur Indonesia (PII) bersama Komite Nasional Keselamatan Konstruksi (KNKK) saat ini sedang berada di Surabaya untuk menghimpun berbagai data, foto, dan keterangan dalam rangka melakukan analisis awal secara teknis guna mempelajari penyebab terjadinya kelongsoran tanah di Jalan Raya Gubeng, Surabaya.

“Ya kami tengah mengirim tim dari BKS PII, dipimpin langsung oleh Ketua Badan Kejuruan Sipil (BKS) Pak Bambang Goeritno, untuk membantu KNKK melakukan analisis teknis awal berdasarkan data dan temuan di lapangan,” ujar Heru Dewanto, Ketua Umum PII, Sabtu (22/12).

Selain melakukan analisis untuk mengetahui penyebab longsornya Jalan Raya Gubeng, hal terpenting lain yang pertama-tama harus dilakukan BKS PII adalah melakukan mitigasi dampak. Masukan-masukan dari PII diharapkan dapat digunakan KNKK dan Pemerintah Kota untuk memberikan peringatan dan meningkatkan kewaspadaan atas bangunan dan fasilitas publik di sekitar lokasi kejadian.

Heru mengatakan bahwa PII sangat prihatin atas kejadian ini dan kita harus bisa mengambil pelajaran agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Tanpa bermaksud menyalahkan pihak mana pun, secara profesional PII berpendapat seharusnya hal itu tidak perlu terjadi apabila setiap individu pelaku konstruksi memiliki kompetensi yang teruji, memiliki pemahaman yang baik dalam menganalisis risiko, disiplin dalam menerapkan ilmu keteknikan serta aspek-aspek lain dari seorang insinyur profesional sebagaimana disyaratkan Undang-Undang No 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here