Tsunami dan Gelombang Pasang Terjadi, Pariwisata Banten Lumpuh

Bencana alam berupa tsunami dan gelombang tinggi terjadi di kawasan Pantai Anyer, Banten, sekitar pukul 21.15 WIB, Sabtu (22/12). Sejumlah hotel roboh dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung melarikan diri ke tempat tinggi. Dampaknya, sektor pariwisata di Banten diperkirakan lumpuh akibat bencana alam tersebut.

Indonesiainside.id, Banten – Sejumlah hotel dan tempat pariwisata antara lain Hotel Salsa Beach di kawasan Pantai Karang bolong porak poranda diterjang air laut. Jarak antara permukaan tanah di hotel dengan air laut sekitar 2 meter.

Gerakan air yang naik ke permukaan dengan cepat dan kecepatan tinggi membuat mobil-mobil pengunjung yang terparkir terombang-ambing dan teseret air laut. Mobil-mobil pun rusak karena terbawa air dan menabrak tembok dan pohon. Tak hanya itu, atap hotel Salsa Beach roboh. Jendela-jendela jatuh dan kaca pecah.

Menurut saksi mata, sempat terjadi angin yang sangat kencang. Namun, apakah ada gempa atau tidak, belum diketahui. Hanya saja, suara dentuman dari Gunung Anak Krakatu memang sudah terdengar kencang sejak pagi. Tapi apakah tsunami ini karena Anak Krakatu yang sedang batuk, belum diketahuiKejadian alam berupa tsunami terjadi di kawasan Pantai Anyer, Banten. Sekitar pukul 21.15 WIB, tiba-tiba air laut di kawasan Pantai Anyer naik. sejumlah hotel roboh, masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung melarikan diri ke tempat tinggi.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here