Sandiaga: Akuisisi Freeport Jangan Sampai Bebani Utang BUMN

Akuisisi Freeport oleh BUMN yakni PT Inalum diharapkan dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia, bukan hanya menambah beban utang BUMN.

Indonesiainside.id, Jakarta — Pemerintah melalui salah satu BUMN, yakni PT Inalum, mengakuisisi 51,2% saham milik PT Freeport. Akuisisi ini mendapat kritikan dari calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga S uno.

Bagi Sandi, akuisisi ini harus dipastikan bisa memberi manfaat untuk kesejahteraan rakyat. Dengan penguasaan 51%, maka menurutnya nahkodanya adalah pemerintah RI.

“Jangan sampai akuisisi ini justru hanya menambah beban utang. Menambah beban kepada BUMN kita tapi tidak menghasilkan suatu percepatan pembukaan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia terutama masyarakat di Papua,” jelas Sandi usai donor darah di Roemah Djoeang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (23/12).

Sandi menekankan harapan agar pemerintah bisa menghadirkan kesejahteraan terutama untuk rakyat papua. Hal ini mengingat, PT Freeport adalah perusahaan tambang terbesar di dunia. Sandi berharap salah satunya bisa membuka lapangan kerja untuk rakyat Indonesia.

“Harapan kita ini bisa membuka peluang bukan hanya peluang lapangan kerja tapi peluang usaha bagi bangsa Indonesia untuk memastikan bahwa putra putri terbaik kita mendapat kesempatan di Freeport,” ujarnya.(*/dry)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here