Proyek Kereta Jakarta-Bandung Tidak Bawa Keuntungan bagi Rakyat

Di tengah pro dan kontra pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, sejumlah pihak menilai proyek tersebut tidak membawa keuntungan bagi rakyat.

Indonesiainside.id, Jakarta — Tokoh pergerakan sekaligus aktivis 66, Sri Bintang Pamungkas, menilai negeri ini tidak membutuhkan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung dengan nilai investasi 6,071 miliar dolar AS.

“Sudah ada kereta Jakarta Bandung, tol, pesawat. Ini tidak punya uang, tapi maksa. Kalaupun kita punya uang tetap saja tidak perlu,” ujar Sri Bintang dalam diskusi bertajuk “Pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, Mangkrak atau Batal?” di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (24/12).

Dia bahkan menegaskan, pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tidak membawa keuntungan bagi masyarakat. Justru, lanjut dia, proyek tersebut membuat jalanan di sekitarnya sangat macet.

Daripada proyek tersebut dilanjutkan, menurut dia, pemerintah sebaiknya fokus memperbaiki kereta yang ada agar lebih maksimal ketimbang jor-joran membangun infrastruktur baru.

“Itu harus disetop. Kerugiannya lebih besar. Lebih baik perbaiki rel-rel kereta yang ada biar bisa cepat. Bogor Jakarta saja kok nggak diperbaiki. Diperbaiki dulu itu, di mana ada persimpangan jalan. Bikin semua jembatan kereta api itu naik supaya jalan lancar seperti yang terjadi di Cikini misalnya. Ini yang harus dilakukan di Jakarta-Cirebon,” tuturnya.

(*/Dry/Ahmad Z.R)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here