Pengamat Transportasi: Kecepatan Bukan Tolak Ukur Keberhasilan

Harus diakui dengan terhubungnya jaringan jalan tol di Pulau Jawa dapat mempersingkat waktu perjalanan. Ada hal yang salah dilakukan pemerintah ketika mengkampanyekan menggunakan jalan tol, yakni lewat tol cepat sampai dibanding jalan non tol (jalan arteri). Dampaknya, doktrin itu sudah tertanam dalam benak masyarakat.

“Jika hal itu terjadi, maka standar kecepatan bisa lebih tinggi, tentunya standar kelaikan kendaraan dan prasarana jalan tol juga diselenggarakan pengawasan yang lebih ketat,” katanya.

Namun, jika di masyarakat ditekankan menggunakan jalan tol itu akan membuat perjalanan lebih lancar dan nyaman bukan cepat tiba sampai tujuan, bisa jadi sugesti masyarakat akan berbeda. Perjalanan akan dinikmati tidak harus cepat namun bisa mengutamakan kenyamanan. Pemandangan sepanjang jalan Tol Trans Jawa bisa jadi penghibur selama perjalanan, ada hamparan sawah menghijau, tanaman bawang dan perkebunan karet, melihat tepi laut dari kejauhan di ruas tol Batang-Weleri

“Keselamatan harus diutamakan jika berkendaraan di jalan raya. Menggunakan tol lebih lancar dan nyaman, agar tertanam pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kecepatan bukan tolak ukur keberhasilan, tetapi kenyamanan menjadi idaman pengguna tol,” pungkasnya.

(Ahmad Z.R)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here