Subsidi Energi 2018 Melebihi Target APBN

Realisasi subsidi energi mencapai Rp 153,5 triliun atau 162,4% dari target APBN sebesar Rp 94,5 triliun.

Indonesiainside.id, Jakarta – Realisasi subsidi energi yang diberikan pemerintah sepanjang 2018 telah mencapai Rp 153,5 triliun, atau lebih tinggi dari target APBN sebesar Rp 94,5 triliun. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG juga mengalami pembengkakan menjadi Rp 97 triliun dari target APBN sebesar Rp 46,9 triliun.

“Lonjakan di sektor subsidi tersebut lantaran dipengaruhi oleh perubahan parameter asumsi Indonesia crude price dan nilai tukar,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, total realisasi subsidi pemerintah hingga akhir 2018 telah mencapai sebesar Rp 216,8 triliun atau setara dengan 138,8% dari target APBN 2018 Rp 156,2 triliun. Dari angka tersebut, sebagian besar merupakan subsidi energy.

Kenaikan subsidi tersebut mendorong peningkatan alokasi belanja pemerintah pusat. Kemenkeu mencatat realisasi belanja pemerintah pusat sepanjang 2018 mencapai Rp 1.444,4 triliun atau setara dengan 99,3% dari target APBN 2018 sebesar Rp 1.454,5 triliun. Angka tersebut juga meningkat sebanyak 14,1% dari realisasi tahun 2017 yakni Rp 1.265,4 triliun.

Kondisi pemberian subsidi energi yang melampaui target APBN itu diperkirakan akan menambah beban anggaran bagi pemerintah di 2019. Sebelumnya, sejumlah ekonom memperkirakan pemerintah yang berkuasa akan sulit menghindari kebijakan kenaikan harga BBM dan tarif listrik di 2019.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here