YLKI Desak Pemerintah Batalkan Bagasi Berbayar

Maskapai Low Cost Carrier (LCC) yang menerapkan bagasi berbayar tidak sebanding dengan layanan yang diterima konsumen. Kemenhub harusnya bukan menunda tapi mengaturnya, atau batalkan.

Oleh : Eko

Indonesiainside.id, Jakarta – Tiga maskapai penerbangan nasional secara berurutan menghapus layanan bagasi gratis. Mereka selama ini termasuk dalam maskapai berbiaya hemat atau Low-cost carrier (LCC), Lion Air, Wings Air dan Citilink.

Lion Air dan Wings Air yang masuk dalam Lion Air Group menerapkan aturan bagasi berbayar tersebut mulai 8 Januari 2019. Sedangkan Citilink menerapkannya pada 12 Januari ini.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun sudah memberikan lampu hijau untuk hal tersebut. Namun diperlukan waktu dua minggu untuk sosialisasi.

Tak ayal, kebijakan ini membuat penumpang pesawat menjerit. Sebab, harga tiket pesawat otomatis terdongkrak naik.

“Aduh, kalau harus bayar bagasi jadi tambah mahal tiketnya. Naik Lion Air sudah setara Garuda,” ungkap Tini, penumpang asal Padang, Sabtu (12/1).

Dia merasakan efeknya sangat terasa ketika mudik nanti. Hal yang sama dirasakan Melda, penumpang asal Manado.

Ibu muda ini bolak-balik melihat tiket online demi mendapatkan harga yang terjangkau. Betapa kaget dia melihat harga tiket yang sangat mahal.

Sebagai contoh tiket Citilink dari Jakarta ke Manado hingga Maret masih di kisaran Rp 2,8 juta. Sedangkan Garuda Rp 3,5 juta. Padahal Maret sudah masuk low season.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here