Fluktuasi Harga Komoditas Jadi Tantangan Terberat Ekspor

Ilustrasi. Foto: Cargonesia

Oleh: Andryanto S |

Fluktuasi harga beberapa komoditas di antaranya karet dan batubara dinilai masih menjadi tantangan pencapaian ekspor pada 2019.

Indonesiainside.id, Jakarta — Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan beberapa tantangan yang akan dihadapi Indonesia dalam upaya mencapai target ekspor nonmigas yang dipatok tumbuh 7,5 persen pada 2019. Salah satu tantangan terberat adalah fluktuasi harga komoditas seiring perang dagang negara-negara maju.

“Berbagai prediksi lembaga internasional menyebutkan, keadaan perekonomian global tidak terlalu menggembirakan, terutama terjadi perlambatan ekonomi di beberapa negara tujuan ekspor Indonesia,” kata Kepala BPS Suharyanto di Jakarta, kemarin.

Selain itu, fluktuasi harga beberapa komoditas, di antaranya karet dan batubara dinilai masih menjadi tantangan pencapaian ekspor pada 2019. “Ada fluktuasi harga beberapa komoditas yang kurang bagus dan harga minyak juga diperkirakan masih turun, plus rencana kenaikan suku bunga,” ungkap Suharyanto.

Kendati demikian, dia berharap Indonesia mampu mencapai target ekspor yang ditetapkan di tengah tantangan itu. Kementerian Perdagangan membidik ekspor tumbuh 7,5 persen pada 2019, berarti angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan target pertumbuhan ekspor 2018 sebesar 11 persen.

Di sisi lain, menurut data BPS, ekspor industri pengolahan pada Desember 2018 mengalami penurunan 6,92 persen jika dibandingkan dengan November 2018 dan turun 3,88 persen jika dibandingkan periode yang sama pada 2017.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here