Revitalisasi Pabrik Gula Masih Setengah Hati

Sebagai perbandingan, selisih harga gula dunia dan harga ritel gula di Indonesia pada akhir 2018 mencapai US$ 0,57 per kg atau US$ 570 per ton. Jika dikalikan dengan impor gula Indonesia pada periode 2017-2018, yakni 4,45 juta ton, maka diperoleh angka US$ 2,53 miliar atau Rp 35,5 triliun.

Faisal yang juga Dosen Ekonomi Universitas Indonesia itu mengutip data Statista—lembaga penelitian global bahwa pada periode 2017-2018 Indonesia mengimpor 4,45 juta ton, tertinggi secara global. Impor gula Indonesia melampaui China dengan jumlah 4,2 juta ton, Amerika Serikat 3,11 juta ton, Uni Emirat Arab 2,94 juta ton, Bangladesh 2,67 juta ton, Algeria 2,27 juta ton, Malaysia 2,02 juta ton, Nigeria 1,87 juta ton, Korea Selatan 1,73 juta ton, dan Arab Saudi 1,4 juta ton. (*/Dry/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here