Ambil Alih Pengelolaan Air, Kebijakan Anies Dipuji

Oleh : Eko P |

Pengelolaan air minum oleh swasta selama ini malah memberatkan Pemprov DKI Jakarta, karenanya harus diambil alih.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengambil alih pengelolaan air minum dari swasta mendapat apresiasi positif.

“Mas Anies hari ini melakukan kebijakan berani memenuhi keputusan pengadilan, yang mengembalikan penguasaan pengelolaan air bersih oleh negara bukan oleh swasta,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Selasa (12/2).

Pemenuhan kebutuhan air bersih sebagai hak dasar warga Jakarta adalah prioritas Pemprov DKI Jakarta. Oleh karena itu, sikap Pemprov DKI Jakarta telah sesuai rekomendasi Tim Tata Kelola Air yakni mengambil alih pengelolaan air di Jakarta.

Selain itu beberapa tokoh yang mengatasnamakan Warga Negara, yang terdiri dari Alghiffari Aqsa (Pengacara Publik), Andreas Harsono (Peneliti), Andhy Panca Kurniawan (Penggiat Media), Asfinawati (Pengacara Publik), Atnike Nova Sigiro (Dosen), Eka Kurniawan (Novelis), Elisa Sutanudjaja (Arsitek), Febriana Firdaus (Jurnalis), Haris Azhar (Advokat), Ilhamsyah (Penggiat Serikat Buruh), I Sandyawan Sumardi (Penggiat Kemanusiaan), Khamid Istakhori (Penggiat Serikat Buruh), Muhammad Isnur (Pengacara Publik), Nurkholis Hidayat (Pengacara Publik), Sri Palupi (Peneliti), dan Tommy Albert Tobing (Pengacara Publik). Telah mengirimkan surat terbuka untuk menghentikan swastanisasi air minum, menjelang berakhirnya Tim Tata Kelola Air pada 10 Februari 2019 kemarin.

“Selama 21 tahun kami rakyat Jakarta sudah cukup dirugikan dengan swastanisasi air. Apalagi hingga hari ini, masih terdapat 60 hingga 70 persen warga Jakarta yang belum dapat akses memperoleh air bersih,” ujar Alghiffari Aqsa.

Disisi lain, air bersih yang ada juga cukup mahal. Padahal jika dihitung biaya produksi air hanya sebesar Rp 680/meter kubik yang terdiri atas biaya pembelian air baku, listrik dan bahan kimia.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan akan mengambil alih pengelolaan air di Jakarta. Terkait dengan dana yang mesti dikeluarkan, menurutnya bisa bersumber dari manasaja, termasuk swasta.

“Bukan saja melalui pemerintah bisa melalui alokasi anggaran. Bisa business to business dan swasta,” kata Anies.

Anies menyatakan opsi yang bisa ditempuh juga melalui renegosiasi kontrak. Pasalnya, berdasarkan kontrak yang dijalin PAM Jaya dengan Aetra dan Palyja, Pemprov DKI dan warga justru yang merugi.

Dijelaskannya, pada saat kerja sama dimulai pada tahun 1998, cakupan air di wilayah DKI Jakarta sebesar 44,5 persen. Sedangkan kini di 2018, cakupan air bersih baru sebesar 59,4 persen.

“Padahal, target cakupan layanan air harus 82 persen di tahun 2023. Artinya, waktu 20 tahun hanya meningkat 14,9 persen,” tambahnya.

Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum bentukan Anies, Nila Ardhianie memaparkan soal jaminan keuntungan yang harus dibayar ke pihak swasta selama ini. Hal itu dinilai malah memberatkan Pemprov DKI.

DKI justru yang harus membayar keuntungan kepada Palyja, sudah tak lagi kepada Aetra. “Ada kekurangan deviden itu yang harus dibayarkan oleh PAM Jaya. Nanti kalau PAM Jaya tidak bisa, itu harus ditanggung oleh Pemprov yang nilainya tidak sedikit, sampai triliun-triliunan. Kira-kira kurang lebihnya Rp 8,5 triliun,” ungkapnya.

Ironisnya, Pemprov DKI tidak bisa serta merta menambah layanan bagi warga, akibat Palyja dan Aetra punya hak eksklusif. (EPJ)

Berita terkait

Jika Direstui Anies Baswedan, Naik Kereta Bandung-Jakarta Tak Perlu SKIM

Indonesiainside.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia telah menyurati Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghapus ketentuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sebagai syarat...

Jusuf Kalla Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid Amir Hamzah

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengajak masyarakat khususnya yang sering beraktivitas di Taman Ismail Marzuki (TIM) untuk memakmurkan Masjid...

Empat Kali Gelar Aksi Tolak PPDB tapi Tak Didengar, Massa Berharap ke Jokowi

Indonesiainside.id, Jakarta - Puluhan orang tua murid berunjuk rasa menolak Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta Tahun 2020/2021 di Taman Aspirasi seberang Istana...

Publik Diminta Tak Buru-Buru Nyinyir soal Reklamasi Ancol

Indonesiainside.id, Jakarta - DPRD DKI Jakarta meminta publik tidak buru-buru nyinyir terkait Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 yang menjadi dasar untuk perluasan...

Anies Baswedan Tegaskan akan Tetap Tindak Pelanggar PSBB di Jakarta

Indonesiainside.id, Jakarta--Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap akan menindak pelanggar PSBB yang saat ini memasuki masa perpanjangan. "Kalau tentang pelanggaran akan ditindak, jika anda menemukan...

Di Balik Perpanjangan PSBB Masa Transisi DKI Jakarta

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi selama dua pekan atau 14 hari mulai Jumat (3/7). Gubernur DKI...

Anies Sebut Dua Area Ini Jadi Sumber Utama Penularan Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan memperketat pengawasan pada dua area publik, yakni pasar dan kereta rel listrik atau commuter line....

Anies Perpanjang PSBB Transisi DKI Jakarta

Indonesiainside.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi diperpanjang dua pekan ke depan. Sedianya, PSBB masa...

Berita terkini

Tersesat, Dua Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Kelelahan

Indonesiainside.id, Karangasem--Dua pendaki Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yaitu Ketut Wiyasa (57), Made Ayu Widiasari (56) ditemukan dalam kondisi selamat, pada ketinggian 2.600...
ads3 mekarsari

Sidang Tahunan MPR Akan Disiarkan TV Nasional dan Live Streaming

Indonesiainside.id, Jakarta—Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sudah menyiapkan berbagai skenario Sidang Tahunan MPR RI 2020 agar bisa dilaksanakan di saat pandemi Covid-19 dapat berlangsung khidmat....

Pemkab Kudus Tunda Beri Izin Pesta Nikah

Indonesiainside.id, Kudus - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunda pemberian izin kepada warga yang hendak menggelar acara pernikahan maupun pentas kesenian, menyusul naiknya grafik...

Ancam Keamanan Wilayah Teluk, Arab Saudi Desak Komunitas Internasional Ambil Sikap Tegas terkait Nuklir Iran

Indonesiainside.id, Riyadh – Arab Saudi meminta masyarakat internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap Iran, dan bahwa langkah-langkah yang tepat harus diambil untuk melanjutkan embargo...

Berita utama

Jika Warga di Makassar Masih Bandel Juga, Mendagri Minta Gugus Tugas Sulsel Tak Kalah Garang

Indonesiainside,id, Makassar - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak kalah garang dari warga yang...

Data Bocor, Masih Amankah Bertransaksi di Tokopedia?

Indonesiainsie.id, Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai bahwa Tokopedia masih memiliki jaringan yang cukup aman untuk para penggunanya dalam melakukan...

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...

Partai Berkarya Siap Berkompetisi di Pilkada 2020

Indonesiainside.id, Jakarta - Partai Berkarya siap berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Desember mendatang. Persiapan menghadapi perhelatan politik lokal itu disampaikan dalam rapat...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here