Biaya Logistik Mahal Jadi Keluhan Pengusaha

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Oleh: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, Jakarta — Organisasi pengusaha Kamar Dagang Indonesia (Kadin) merasakan mahalnya ongkos logistik di Indonesia. Menurut Ketua Umum Kadin, Rosan P. Roeslani biaya logistik Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.

“Memang biaya logistik kita presentasinya 25% dari total produk domestik bruto (PDB), tertinggi di Asean,” ujarnya dalam diskusi Core Economic Forum di Jakarta Pusat, Rabu (12/6).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara jor-joran saat ini dapat meningkatkan daya saing. Namun, lanjutnya, negara lain juga melakukan hal yang sama.

Dia menjelaskan, salah satu faktor yang membuat biaya logistik menjadi mahal adalah biaya operasional. Contohnya, biaya loading factor dari Jakarta ke Papua bisa mencapai 90%, sebaliknya hanya 10%.

“Itu karena pemerataan belum terjadi. PDB masih terkonsetrasi di pulau Jawa dengan kontribusi 58,49%. Nah ini yang harus kita perbaiki, karena selama pemerataan tidak kita perbaiki biaya logistik kita akan terus meningkat,” katanya.

Indonesia, tambah Rosan, merupakan negara kepualuan yang tentu saja memerlukan biaya pembangunan konektivitas yang tinggi. Namun, pada sisi lain, kemajuan teknologi juga sangat membantu akses pasar.

“Kita patut syukuri dalam lima tahun terkahir pembangunan infrastruktur luar biasa, dampaknya tidak bisa instan, sampai 15 tahun ke depan, yang menikmati tidak hanya kita, tapi anak cucu juga.” (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here