Lampaui Rp 14.300/US$, Rupiah Tersengat Sentimen Perang Dagang

Oleh: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, Jakarta Nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan pada Selasa (6/8). Saat ini, kurs tengah Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada pada nominal di Rp14.344 per dolar AS, melemah 0,7% dibanding Senin (5/8) sebesar Rp14.231 per dolar AS.

Sementara, kurs rupiah di pasar spot melunglai. Kurs mata uang Indonesia dibuka melemah 94 poin atau 0,66% menjadi Rp14.349 per dolar AS dibanding posisi penutupan pada Senin (5/8) di Rp14. 255 per dolar AS

Pelemahan rupiah dipicu meningkatnya tensi perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan Cina. Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih, mengatakan, ketegangan antara AS dan China yang kembali meningkat direspon negatif oleh pasar.

“Pelaku pasar global bereaksi negatif terhadap ketegangan yang meningkat ini dan melihat “trade war” AS-Cina ini masih sebagai risiko global,” ujar Lana.

Ketegangan perdagangan antara AS-Cina meningkat setelah China membalas ancaman pengenaan tarif oleh AS sebesar 10% terhadap barang impor Cina senilai USD300 miliar, yang efektif pada 1 September 2019.

Cina membiarkan yuan melemah menembus 7 yuan per dolar AS dan meminta perusahaan Cina untuk menunda impor produk pertanian dari AS. Tindakan devaluasi Yuan ini dipandang investor global sebagai tindakan retalisasi atau pembalasan kepada AS yang menaikkan tarif impor.

Ekonom Bank Permata Tbk, Josua Pardede memgatakan, bagi pelaku pasar, tindakan balasan ini adalah alarm peningkatan risiko investasi. Sehingga pelaku pasar akan mencari aset-aset yang paling aman untuk menanamkan modalnya.

“Maka dari itu, sentimen pasar yang menguat adalah “risk-averse” atau penghindaran risiko,” ujarnya dikutip Antara.

Hasilnya, nilai tukar mata uang negara-negara berkembang termasuk Indonesia tertekan. Investor beralih untuk mencari aset yang paling minim risiko. Josua mengingatkan melemahnya kurs rupiah akan semakin memberatkan kinerja perekonomian Indonesia.

Pasalnya, pelaku industri di dalam negeri masih bergantung pada impor bahan baku dan barang modal untuk berporduksi. “Mengingat tidak seluruh hasil produksi industri demestik berorientasi ekspor atau dengan perkataan lain diperuntukkan untuk konsumsi domestik,” ujar dia. (*/Dry)

Berita terkait

Rupiah Menguat

Indonesiainside.id, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa(16/6) sore menguat seiring mulai dibukanya pasar dan mall di masa...

Yuan Menguat Kembali Atas Dolar AS

Indonesiainside.id, Jakarta - Kurs tengah yuan menguat lagi 47 basis poin menjadi 7,0965 terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat(5/6), memperpanjang kenaikannya untuk hari kelima...

Yuan Kembali Melemah di Hadapan Dolar

Indonesiainside.id, Jakarta - Kurs tengah yuan melemah kembali 39 basis poin menjadi 7,1316 terhadap dolar AS pada Jumat, setelah sehari sebelumnya jatuh 185 basis...

Rupiah Melemah Tipis, IHSG Ikut Terkikis

Indonesiainside.id, Jakarta - Mengawali hari Jumat (29/5), mata uang rupiah melemah tipis. Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi, bergerak...

Yuan Rontok di Hadapan Dolar Amerika

Indonesiainside.id, Jakarta - Pagi ini, Kamis(28/5), kurs tengah yuan melemah 185 basis poin menjadi 7,1277 terhadap dolar AS. Posisi Yuan berbalik setelah sehari sebelumnya menguat...

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini

Indonesiainside.id, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta hari ini, Selasa(26/5) diprediksi akan bergerak menguat seiring pelonggaran lockdown di sejumlah...

Rupiah Menguat, Rp14.710 Per Dolar AS

Indonesiainside.id, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (20/5) sore, menguat seiring membaiknya defisit neraca transaksi berjalan (CAD)...

Rupiah Sedikit Loyo, IHSG Naik Tipis

Indonesiainside.id, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi (18/5) sedikit melemah. Terjadi pelemahan 15 poin atau 0,1...

Berita terkini

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...
ads3 mekarsari

Buron 17 Tahun, Pembobol BNI Maria Pauline Tiba di Tanah Air

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan pembobol kas Bank BNI senilai Rp1,2 triliun (sebelumnya disebut Rp1,7 triliun) Maria Pauline Lumowa tiba di Tanah Air melalui Terminal...

Pengacara: Habib Bahar Jalani Sidang Perdana Gugatan Pencabutan Asimilasi

Indonesiainside.id, Jakarta - Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith, Ikhwan Tuankotta menjalani sidang perdana gugatan perdata atas pencabutan asimilasi kliennya dengan tergugat Kepala Badan...

Pemkot Bekasi Terbitkan Panduan Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 451/4323-Setda.Kessos Tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/2020 M....

Berita utama

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...

Maria Pauline Sukses Diekstradisi, Mahfud MD: Terima Kasih Serbia

Indonesiainside.id, Jakarta - Maria Pauline Lumowa (MPL) sudah di-rapid test dan memperoleh keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan Serbia sebelum diserahkan kepada pemerintah Indonesia, dalam...

Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soetta

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Kamis (9/7). Maria dibekuk oleh NCB Interpol...

Syarief Hasan: Saya Minta Presiden Tegas Menolak RUU HIP, Bukan Ganti Nama Jadi RUU PIP

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta presiden untuk secara tegas mengumumkan kepada masyarakat bahwa pemerintah menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Dia...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here