Pemerintah Disarankan Fokus Pertumbuhan Ekonomi Ketimbang Kejar Pajak

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Piter Abdullah
Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Piter Abdullah. Foto: Core Indonesia

Oleh: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, Jakarta – Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Piter Abdullah menyarankan agar pemerintahan periode mendatang fokus pada pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, fokus pemerintah saat ini memang memerlukan ekpansi fiskal.

Namun, bukan berarti dengan menggenjot pemasukan pajak, termasuk lewat wacana pengampunan pajak (Tax Amnesty) berjilid-jilid. Menurutnya, ada tiga kondisi harus dipilih salah satu.

Pertama, pertumbuhan ekonomi tinggi, kedua peningkatan penerima pajak, ketiga pengurangan defisit dan utang luar negeri. Piter mengatakan, pemerintah tak mungkin bisa menyelesaikan target ketiganya.

“Namanya imposible trinity, tidak mungkin diraih bersama. Pemerintah harus mengorbankan salah satu,” ujarnya kepada Indonesiainside.id, di kawasan Jakarta Pusat.

Dia mendorong agar pemerintah fokus pada pertumbuhan ekonominya. Artinya, kata dia, pemerintah tak akan dipusingkan dengan urusan pajak kalau pertumbuhan ekonomi melesat.

“Justru yang nanti dilakukan adalah pelonggaran pajak, insentif pajak pada perusahaan,” katanya. Dengan cara seperti itu, lanjut Piter, maka akan ada kesempatan pertumbuhan konsumsi dan investasi.

“Kalau kita korbankan penerimaan pajak di sisi lain akan terjadi defisit akan lebih lebar. Nah ini yang saya lihat tidak konsisten di pemerintah, ingin tiga tiganya baik,” imbuhnya. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here