Emil Salim: Kalau Jawa Rusak, Seharusnya Diperbaiki, Bukan Pindah

Emil salim
Mantan Menteri Zaman Orde Baru, Emil Salim. Dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, Jumat (23/8). Foto: Anissa Fadhillah/Indonesiainside.id

Oleh: Anissa Fadhillah & Suandri Ansah

IndonesiaInside.id, Jakarta – Emil Salim, Mantan Menteri Zaman Orde Baru, mengatakan apabila alasan Bappenas untuk pindah ibukota karena Jawa rusak, maka harus dipecahkan masalahnya bukan ditinggalkan.

“Kalau menurut Bappenas, Jawa sudah rusak, bukannya pindah. Saya merasa ini tidak bertanggung jawab, bukan lari atau pindah tapi harus memecahkan masalah,” ujar Emil Salim di sebuah diskusi publik di Jakarta, Jumat (23/8).

“Apabila karena Pantai Utara Jawa akan tenggelam dan ini menjadi alasan untuk pindah ibukota, harusnya diperbaiki seperti Singapura,” tambah Emil Salim.

“Jawacentris tapi kemisikinan karena pertumbuhan penduduk 15-60 tahun tidak bekerja itu terbesar di Jawa dan usia sekolah 7-12 tahun yang tidak bersekolah juga banyak di Jawa dan kedua adalah Papua. Apakah kita perlu pindah, kita harus perbaiki ini,” ujar Emil Salim.

Menurutnya, kita sudah masuk abad 21 yang menentukan Sentrum Indonesia bukan dari fisik yang harus di tengah-tengah tetapi adalah non-fisik, seperti berpusat pada keampuhan prasarana dan telekomunikasi seperti Jakarta.

“Semua dana yang dibutuhkan untuk membuat ibukota baru itu bisa membuat program Indonesia Lepas Landas 2045,” ujar Emil Salim.(*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here