Saat Pak Harto Legowo Terima Kritik dari Ekonom Demi Kemaslahatan Rakyat

Oleh: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, JakartaEmil Salim meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kritik dan saran terkait pemindahan ibu kota. Menurutnya, pemerintah harus mengutamakan kepentingan terbaik bagi negara dan rakyat.

“Kalau ada beda pendapat dengan Bappenas bukan berarti menentang pemerintah,” ujarnya dalam sebuah diskusi mengenai pemindahan ibu kota di Jakarta Selatan, kemarin (23/8).

Mantan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup era Presiden Soeharto ini lalu membandingkan bagaimana Soeharto dengan legowo menerima kritik para ekonom mengenai kondisi perekonomian saat itu.

Dia bercerita, suatu ketika di hadapan sidang DPR, Soeharto mengeluarkan janji politik untuk tidak melakukan devaluasi rupiah. “Semua tepuk tangan,” ujar Emil.

Namun, akibat janji tersebut berimbas pada menciutnya devisa negara. Nilai tukar rupiah tidak realistis. Salah satu jalan keluarnya rupiah harus dievaluasi.

Sayangnya, Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan tidak ada yang berani mengambil jalan devaluasi. Mereka kekeuh tak melakukan devaluasi karena janji Soeharto di hadapan DPR itu.

Lantas, lanjut Emil, berkumpulah beberapa ekonom. Mereka mendiskusikan, kalau karena janji presiden kemudian rupiah merosot terus, ekonomi negara semakin rusak.

“Apakah otak sehat ilmu ekonomi tidak layak untuk bicara dan membantu presiden mengoreksinya?,” kata Emil. Hingga akhirnya muncul satu kesempatan pertemuan dengan Soeharto.

Di hadapan Soeharto mereka memaparkan kondisi ekonomi kala itu dan presiden harus mengambil satu di antara dua keputusan. Pertema, Presiden kekeuh tidak devaluasi dengan risiko perekonomian nasional jatuh atau devaluasi dengan kemungkinan rupiah akan sumringah dan ekspor terdongkrak.

Dengan pilihan itu, Presiden menjawab, “Kenapa kita biarkan rupiah merosot?” kata Soeharto sebagaimana diingat Emil.

“Karena bapak sendiri menjanjikan di sidang DPR,”, jawab para ekonom. Lantas Soeharto menerima masukan para ahli dan mencabut janji tidak devaluasi.

Soeharto berpandangan, kemaslahatan negara lebih penting diutamakan daripada janji seorang presiden. “Kalau janji saya keliru dan negara dikorbankan lebih baik saya cabut ucapan saya demi kemajuan perbaikan bangsa,” kata Soeharto.

“Beliau pun tanda tangani mencabut larangan devaluasi, devaluasi dijalankan rupiah selamat, ekonomi selamat,” papar Emil.

Demikianlah menurut Emil seorang presiden memang mesti mengutamakan kepentingan rakyat ketimbang ambisi politik. Kalau sebuah kebijakan dinilai tidak rasional dan malah membuat kondisi negara semakin buruk, sudah maklum bagi Presiden menerima masukan itu.

Dalam konteks kali ini, Emil membandingkannya dengan rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan. “Saya berposisi demikian, alasan pindah ibu kota menurut Bappenas saya anggap keliru. Maka saya merasa perlu untuk memohon pada Presiden mendengar pandangan lain,” katanya. (*/Dry)

Berita terkait

Kisah Nyata, Mereka Beruntung dan Merugi di Tengah Covid-19

Indonesiainside.id, Palu - Belum berakhir rasa lelah Adi Pitoyo, setelah membangun kembali tempat usaha batiknya yang porak-poranda karena gempa 28 September 2018. Kini dia...

Survei SMRC: Optimisme Warga Melihat Ekonomi ke Depan Menguat

Indonesiainside.id, Jakarta - Hasil survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) mengungkapkan optimisme warga dalam melihat kondisi ekonomi ke depan terlihat sedikit menguat. Direktur Komunikasi SMRC,...

Singapura Buka Kembali Perekonomian setelah 2 Bulan Terhenti

Indonesiainside.id, Jakarta – Singapura membuka kembali sektor bisnis secara bertahap karena pembatasan terkait virus corona negara itu secara resmi berakhir. Sebelumnya, pihak berwenang meluncurkan rencana...

Perdagangan Saham di Inggris Lanjutkan Kerugian, Indeks FTSE 100 Jatuh 2,75 Persen

Indonesiainside.id, London - Saham-saham Inggris melanjutkan kerugian sehari sebelum perdagangan Kamis (14/5) waktu setempat. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London jatuh 2,75...

Wall Street Dibuka Anjlok, Indeks Dow Jones Turun 409,74 Poin

Indonesiainside.id, New York - Rata-rata saham-saham utama di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat diperdagangkan lebih rendah pada Kamis (14/5) waktu setempat....

UU Nomor 1 Tahun 2020 Dinilai Membahayakan Perekonomian Nasional

Indonesiainside.id, Jakarta - Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) nomor 1 tahun 2020 telah resmi menjadi Undang-Undang (UU). Managing Director Political Economy and Policy Studies...

Hampir Semua Sektor Perekonomian di Malaysia Beroperasi Kembali 4 Mei

Indonesiainside.id, Putrajaya – Pemerintah Malaysia memutuskan membuka kembali sektor perekonomian secara berhati-hati dan bertahap mulai Senin (4/5). Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin menyatakan, pembukaan...

Bill Gates Jelaskan Bagaimana Hentikan Pandemi dan Buka Kembali Perekonomian

Indonesiainside.id, Jakarta - Dalam postingan blog terbarunya, Miliarder Bill Gates menguraikan apa yang perlu dilakukan dunia untuk menghentikan pandemi Covid-19 dan membuka kembali sektor...

Berita terkini

Kenapa Daster dan Sarung Banyak Diburu Selama Penerapan PSBB?

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan inovasi dan adaptasi menjadi salah satu kunci usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa...
ads3 mekarsari

TikTok Diduga Langgar Privasi Anak, AS Lakukan Investigasi

Indonesiainside.id, Jakarta--Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan Komisi Perdagangan Federal menyelidiki dugaan Tiktok melanggar ketentuan tentang perlindungan privasi anak. Dua narasumber yang dirahasiakan identitasnya, menyatakan secara...

Data Bocor, Masih Amankah Bertransaksi di Tokopedia?

Indonesiainsie.id, Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai bahwa Tokopedia masih memiliki jaringan yang cukup aman untuk para penggunanya dalam melakukan...

WHO Akui Partikel Virus Corona dapat Bertahan Lama di Udara, dan Tetap Berbahaya jika Dihirup

Indonesiainside,id Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengakui adanya bukti yang muncul dari penyebaran virus corona di udara, Selasa (7/7). Sebelumnya, sekelompok ilmuwan...

Berita utama

Data Bocor, Masih Amankah Bertransaksi di Tokopedia?

Indonesiainsie.id, Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai bahwa Tokopedia masih memiliki jaringan yang cukup aman untuk para penggunanya dalam melakukan...

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...

Partai Berkarya Siap Berkompetisi di Pilkada 2020

Indonesiainside.id, Jakarta - Partai Berkarya siap berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Desember mendatang. Persiapan menghadapi perhelatan politik lokal itu disampaikan dalam rapat...

Rekor Tertinggi: Gugus Tugas Laporkan 1.853 Kasus Baru Covid-19, Total 68.079 Orang Positif

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 kembali mencatat rekor. Hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan kasus baru di Tanah Air mencapai 1.853...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here