Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah

kurs rupiah
Mata uang rupiah dan dolar AS. Foto: Istimewa

Oleh: Arif S 

Indonesiainsde.id, Jakarta –  Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore (27/8) ditutup melemah di tengah ekspektasi pasar akan meredanya perang dagang AS-Cina. Rupiah melemah 12 poin atau 0,09 persen menjadi Rp14.255 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.243 per dolar AS.

“Adanya tanda pemulihan hubungan antara Washington dan Beijing menenangkan kegelisahan investor. Ketegangan perdagangan antara ekonomi terbesar dunia itu sempat meningkat lagi akhir pekan lalu,” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, di Jakarta, Selasa (27/8).

Berbicara di sela-sela KTT G7 para pemimpin dunia di Perancis pada Senin (26/8) lalu, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan para pejabat Cina telah menghubungi mitra dagang AS semalam dan menawarkan untuk kembali ke meja perundingan. Pernyataan Trump itu muncul setelah Wakil Perdana Menteri Cina, Liu He, yang juga kepala negosiator Cina dengan Washington, mengatakan Beijing bersedia menyelesaikan sengketa perdagangan melalui negosiasi yang “tenang”.

Dari domestik, kebutuhan valas korporasi meningkat jelang akhir bulan karena keperluan untuk pembayaran utang, impor, dan sebagainya. “Korporasi melepas mata uang rupiah untuk ditukarkan ke valas sehingga mata uang Tanah Air cenderung melemah,” ujar Ibrahim.

Rupiah pada pagi hari dibuka stagnan Rp14.243 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.228 per dolar AS hingga Rp14.257 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini menunjukkan penguatan rupiah. Mata uang Indonesia itu menguat menjadi Rp14.235 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.261 per dolar AS. (AS)

 

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here