Gubernur BI Ingatkan Tiga Tantangan dalam Era Digitalisasi di Sektor Perbankan

perry warjiyo
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat memberikan sambutan dalam pembukaan seminar "Maintaining Stabillity, Strengthening Momentum Of Growth Amidst High Uncertainty In Digital Era" di Bali, Kamis (29/8). Foto: Antara

Oleh: Andryanto S

Indonesiainside.id, Jakarta Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan tiga tantangan dalam menghadapi era digitalisasi ekonomi dan keuangan yang semakin berkembang pesat. Tiga tantangan itu antara lain perlindungan konsumen, risiko siber, dan stabilitas sistem ekonomi secara menyeluruh.

“Inovasi ini harus didorong, tapi harus seimbang antara inovasi dengan stabilitas, terutama dalam perlindungan konsumen, risiko siber dan untuk mendorong kegiatan usaha berkembang,” ujar Gubernur BI saat membuka Seminar “Maintaining Stabillity, Strengthening Momentum Of Growth Amidst High Uncertainty In Digital Era”, Kamis (29/8).

Dia juga menekankan pentingnya bauran kebijakan dalam menghadapi era digitalisasi di sektor perbankan. “Maraknya digitalisasi perlu direspons oleh perbankan dan pemangku kebijakan,” ujar Perry.

Gubernur BI menjelaskan saat ini banyak industri teknologi berbasis finansial yang mulai menggantikan peran perbankan dengan memberikan pelayanan mobilisasi dana maupun pembiayaan kepada masyarakat.

Untuk menghadapi kondisi ini, tambah dia, bauran kebijakan sangat diperlukan dalam bidang moneter maupun makroprudensial untuk mendukung upaya pendalaman pasar keuangan.

Selain itu, bauran kebijakan diperlukan antara bank sentral dengan otoritas fiskal dan otoritas jasa keuangan untuk memperkuat sinergi dan komunikasi agar pelaku ekonomi dapat mengenali kebijakan yang dirumuskan.

Perry menambahkan bauran tersebut telah didukung oleh visi sistem pembayaran Indonesia 2025 yang dirumuskan bank sentral untuk mendukung integrasi ekonomi keuangan digital nasional.

“Ini merupakan salah satu respons agar Fintech dikaitkan dengan digitalisasi perbankan supaya tidak terjadi perbankan maya dan mendorong inovasi,” ujarnya

Perry mengatakan upaya mengatasi era digitalisasi ikut membutuhkan inovasi yang seimbang agar muncul stabilitas yang dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat.(*/Dry/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here