TIDI: Agenda Diplomasi Ekonomi Penting Dihidupkan

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta – Wacana peleburan Kementerian Luar Negeri dengan Kementerian Perdagangan semakin menguat menjelang penyusunan Kabinet periode kedua Presiden Jokowi. Direktur Eksekutif The Indonesian Democracy Initiative (TIDI) Arya Sandhiyudha menilai hal itu bukanlah menjadi kebijakan tepat.

“Salah satu arahan utama kebijakan luar negeri era Presiden Jokowi adalah diplomasi ekonomi,” kata Arya di Jakarta, Selasa (8/10).

Ia menganggap penting memastikan pujian verbal terhadap Indonesia di dalam pergaulan internasional juga selaras dengan jumlah surplus dalam neraca perdagangan, foreign direct investment (FDI), dan ragam indikator terukur sektor ekonomi. Penerima gelar doktor Bidang ilmu politik dan hubungan internasional dari Istanbul University, Turki ini memahami adanya rencana tersebut untuk menghidupkan kembali agenda diplomasi ekonomi.

Ia mengingatkan, Kemlu punya Ditjen Hubungan Ekonomi Luar negeri (HELN). Presiden Jokowi melihat pentingnya menghidupkan lagi secara struktural agenda diplomasi ekonomi, bahkan dalam nomenklatur Kementrian.

“Tentu saja yang kita harapkan di negara yang menjadi pasar tradisional kita surplus meningkat signifikan dan di negara yang ekspor sempat melorot kita berbenah,” katanya

“Jangan positioning kita secara kehadiran di fora internasional, serta persepsi kepemimpinan tradisional di lingkar konsentris utama, yaitu ASEAN, plus 3, juga plus mitra wicara. Ternyata kita dalam neraca perdagangan dan FDI kalah bersaing dengan banyak negara di kawasan,” ujarnya melanjutkan.

Arya mengatakan bahwa esensi kementerian bukan pada perubahan nomenklatur, tapi penguatan fungsi struktural di dalam Kemenlu dan peningkatan capaian kinerja Kemlu. Ini juga sinyal untuk DPR RI, Komisi I utamanya perlu mengawasi dan mendukung agenda Kemlu.

“Jadi untuk agenda perdagangan luar negeri nanti leading sector-nya Kemenlu untuk memudahkan garis koordinasi. Agenda negosiasi perjanjian perdagangan internasionalnya yang dipindahkan,” katanya. (*/Dry)

Berita terkait

Jelang Pilkada, Kepatuhan Protokol Kesehatan Harus Ditingkatkan

Indonesiainside.id, Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Bina Administrasi dan Kewilayahan Kemendagri, Safrizal menekankan agar persiapan-persiapan menjelang Pilkada dari berbagai stake holder lebih dimatangkan....

KPU: Pilkada 2020 Role Model Pemilu di Tengah Bencana

Indonesiainside.id, Jakarta - Pilkada 2020 merupakan sejarah pertama dalam masa pandemi Covid-19. Sebelumnya, Pemilu 2020 juga dianggap bersejarah karena diselenggarakan secara serentak. Ketua Komisi Pemilihan...

Kisah Nyata, Mereka Beruntung dan Merugi di Tengah Covid-19

Indonesiainside.id, Palu - Belum berakhir rasa lelah Adi Pitoyo, setelah membangun kembali tempat usaha batiknya yang porak-poranda karena gempa 28 September 2018. Kini dia...

Perbankan Syariah Milik BUMN Fokus UMKM Saja

"Seperti kita ketahui jumlah pelaku usaha umkm sekitar 62 juta dan usaha besar hanya sekitar 5.000." Adanya rencana Menteri BUMN untuk memerger bank-bank syariah milik...

Naik Status Jadi Negara Berpenghasilan Menengah Atas, Jokowi: Harus Kita Syukuri

Indonesiainside.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur Indonesia naik status ke kategori negara berpendapatan menengah atas ​​​​​dari sebelumnya menengah bawah. Kondisi tersebut seperti...

Survei SMRC: Optimisme Warga Melihat Ekonomi ke Depan Menguat

Indonesiainside.id, Jakarta - Hasil survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) mengungkapkan optimisme warga dalam melihat kondisi ekonomi ke depan terlihat sedikit menguat. Direktur Komunikasi SMRC,...

Kapuspen Sebut Mendagri Tak Intervensi Masyarakat terkait Pilihan Pemilu

Indonesiainside.id, Jakarta - Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menyampaikan bahwa Mendagri Tito Karnavian tidak pernah mengarahkan dan mengintervensi masyarakat terkait pilihannya. Termasuk...

Sri Mulyani: Nota Keuangan RAPBN 2021 Disusun di Tengah Ketidakpastian

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah mengatakan penyusunan nota keuangan untuk rencana anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2021 disusun di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian...

Berita terkini

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...
ads3 mekarsari

Gerak Cepat, Ponpes Gontor Langsung Isolasi Orang yang Berinteraksi dengan Santri Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Pengasuh Pondok Modern Gontor Kampus 2, Ustaz Muhammad Hudaya, membenarkan adanya satu santri Pondok Modern Gontor Kampus 2 yang positif...

PBB: Amerika Keluar dari WHO

Indonesiainside.id, Jenewa - Kekesalan Amerika Serikat memuncak pada organisasi kesehatan dunia WHO. Amerika secara terang-terangan menyatakan akan keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada...

Rektor Unhas Makassar: Maksimalkan Bekerja dari Rumah untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Indonesiainside.id, Makassar - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu mengimbau kepada civitas akademika agar memaksimalkan bekerja dari rumah (work...

Berita utama

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...

Partai Berkarya Siap Berkompetisi di Pilkada 2020

Indonesiainside.id, Jakarta - Partai Berkarya siap berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Desember mendatang. Persiapan menghadapi perhelatan politik lokal itu disampaikan dalam rapat...

Rekor Tertinggi: Gugus Tugas Laporkan 1.853 Kasus Baru Covid-19, Total 68.079 Orang Positif

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 kembali mencatat rekor. Hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan kasus baru di Tanah Air mencapai 1.853...

Dukung jadi Masjid, Rusia: Pengubahan Status Hagia Sophia Hak Turki

Indonesiainside.id, Jakarta-- Pemerintah Rusia menyatakan rencana perubahan status Hagia Sophia menjadi masjid merupakan hak dan urusan dalam negeri pemerintah Turki.  Duta Besar Rusia untuk...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here