OVO dan Bareksa Akan Ciptakan E-Investasi Indonesia

Jason Thompson
Jason Thompson, CEO OVO. Foto: Annisa Fadhilah/Indonesiainside.id

Oleh: Annisa Fadhilah

Indonesiainside.id, Jakarta OVO akan berkerja sama dengan Bareksa untuk membuat e-investasi platform. Hal itu untuk bertujuan menumbuhkan kegiatan investasi di Indonesia.

“Kerja sama antara Bareksa dan OVO, bentuknya masih digodok. Kita juga masih terus berkomunikasi dengan pemerintah dan OJK juga,” ujar Kepala Humas OVO, Sinta Setyaningsih, di Jakarta, pada Rabu (9/10).

Saat menjadi pembicara di Tech in Asia, CEO OVO, Jason Thampson, memaparkan bahwa 99,7 persen orang Indonesia tidak punya akun untuk berinvestasi. Dia juga menambahkan bahwa OVO dan Bareksa akan mengeluarkan e-investasi yang mudah, mempunyai ambang minumum yang terjangkau serta memberikan hasil investasi yang menarik.

“OVO Invest dan Bareksa melakukan itu untuk menumbuhkan kegiatan investasi di Indonesia. Salah satu pihak OJK mengatakan, bahwa pertumbuhan investasi oleh orang Indonesia, masih kecil,” ujar Jason Thampson, saat mengisi acara di Tech in Asia, Jakarta, pada (9/10).

Menurut Jason, rangkaian investasi keuangan paling komprehensif, pada 150 miliar pengguna OVO di Indonesia ialah pinjaman pribadi, modal usaha, investasi, asuransi. Dia juga menambahkan e-investasi yang dibangun akan bisa mengajak 33 mitra manajemen aset, 500 ribu investor ritel yang terdaftar dan 164 produk reksa dana.

“Ini sesuatu yang sangat baru bagi OVO, jadi masih didiskusikan. Kita juga akan mengundang media, ketika kita mau lauching platform tersebut,” tambah Sinta. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here