Aturan Tiga Menteri, Ponsel Ilegal Akan Terblokir pada Maret 2020

Indonesiainside.id, Jakarta – Tiga menteri, yakni Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meneken peraturan terkait identifikasi Internasional Mobile Equipment Identity (IMEI) sebagai upaya memerangi perdagangan ponsel di pasar gelap secara ilegal di Indonesia. Dalam aturan tersebut, ponsel ilegal termasuk black market (BM) akan terblokir pada enam bulan ke depan atau Maret 2020.

Airlangga menjelaskan dalam waktu enam bulan ke depan, semua pihak terkait akan berupaya meniadakan pasar ilegal untuk ponsel. “Tujuannya adalah untuk memerangi pasar gelap atau penjualan telepon ilegal. Dan regulasi ini baru berlaku enam bulan kemudian,” kata Menperin di Jakarta, Jumat (18/10).

Airlangga menyampaikan, Kemenperin telah memiliki 1,4 miliar data IMEI dari pengguna ponsel, yang selanjutnya akan dicek dengan data milik Global System for Mobile Association (GSMA), yakni daya IMEI internasional.

“Jadi, dari dua daya ini sebetulnya pemegang ponsel industri itu aman. Tidak akan ada yang terganggu baik yang membeli di dalam maupun luar negeri, kecuali membeli dari pasar gelap,” ujar Airlangga.

Dengan aturan tiga menteri tersebut, yang ingin dilindungi adalah terhadap persaingan usaha yang tidak sehat, di mama produsen nasional harus membayar Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10 persen, sementara ponsel ilegal tidak.

Menkominfo menyampaikan, potensi ekonomi dari pemberantasan ponsel ilegal tersebut mencapai Rp2 triliun per tahun atau Rp55 miliar per hari. “Jadi, kalau ditunda sehari, ada kehilangan potensi Rp55 miliar,” ujar Rudiantara.

Sedangkan, Mendag menyampaikan bahwa dalam rangka mengamankan perdagangan ponsel di dalam negeri, Kemendag akan mensyaratkan label dan buku panduan berbahasa Indonesia.

“Demikian, kalau tidak ada keduanya, mudah ditelusuri bahwa barang ini adalah black market, meskipun diujungnya nanti ditelusuri dari nomor pendaftaran IMEI sendiri,” ujar Mendag.

Hal tersebut, lanjut Mendag, juga berlaku untuk permohonan izin impor ponsel, sehingga pendeteksian juga mudah dilakukan.

Seluruh aturan dalam Peraturan Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, dan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang identifikasi Internasional Mobile Equipment Identity (IMEI) akan berlaku enam bulan setelah ditandatangani.(*/Dry/Ant)

Berita terkait

Normal Baru, Airlangga Sebut Sektor Ini Mulai Tumbuh

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengklaim sejumlah sektor ekonomi mulai bergeliat di tengah pemberlakukan normal baru. Ia mengatakan, indikator dini...

Indonesia Butuh 10 Juta Lapangan Kerja Baru akibat Covid-19

Indonesiainsie.id, Jakarta – Pemerintah mengakui terjadi peningkatan pengangguran dari 7 juta orang pada tahun lalu menjadi 10 juta orang pada tahun ini. Peningkatan itu...

Sah, Rudiantara Jadi Komisaris SIG

Indonesiainside.id,Jakarta - Mantan menteri komunikasi dan informatika (Menkominfo) Rudiantara diangkat menjadi komisaris utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggantikan Soekarwo, mantan gubernur Jawa...

Proyek KA Cepat JKT-BDG Tetap Sesuai Rencana, September 2022

Indonesiainside.id, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menerangkan pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung yang merupakan salah satu Proyek Strategi Nasional (PSN) tetap...

Investasi Logistik Menjanjikan di Tengah Perkembangan Belanja Daring

Indonesiainside.id, Jakarta - Manajemen Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Indonesia E-Commerce Association, Roffi Uddarojat, menegaskan harus ada insentif infrastuktur untuk pelaku usaha daring seiring...

Ada Opsi Pelonggaran PSBB, Airlangga: Menunggu Kajian Dua Minggu Ini

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah sedang mengkaji secara teknis mengenai rencana pembukaan aktivitas sosial terkait kehidupan baru atau new normal. Kajian difokuskan pada sektor kesehatan...

Menko Perekonomian: Belum Ada Aturan Pekerja Usia di Bawah 45 Tahun Boleh Beraktivitas

Indonesiainside.id, Jakarta – Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, sampai saat ini belum ada aturan yang membolehkan pekerja berusia di bawah 45 tahun kembali beraktivitas....

Rudiantara: Perusahaan Bisa Belajar dari Telkomsel saat Kasus 1998

Indonesiainside.id, Jakarta -  Mantan Komisaris Independen Telkom Rudiantara, mengatakan perusahaan-perusahaan bisa belajar dari Telkomsel yang justru melakukan investasi besar-besaran pemancar sinyal saat krisis moneter...

Berita terkini

Belasan Tahun Koruptor Kakap ‘Lenggang Kangkung’ di Belanda, Ekstradisi Ditolak Mentah-Mentah, Apa Sih Maunya Belanda?

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyatakan Pemerintah Indonesia sudah mendeteksi keberadaan buron kasus bobolnya Bank BNI senilai Rp1,2 triliun, Maria...
ads3 mekarsari

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...

Buron 17 Tahun, Pembobol BNI Maria Pauline Tiba di Tanah Air

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan pembobol kas Bank BNI senilai Rp1,2 triliun (sebelumnya disebut Rp1,7 triliun) Maria Pauline Lumowa tiba di Tanah Air melalui Terminal...

Pengacara: Habib Bahar Jalani Sidang Perdana Gugatan Pencabutan Asimilasi

Indonesiainside.id, Jakarta - Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith, Ikhwan Tuankotta menjalani sidang perdana gugatan perdata atas pencabutan asimilasi kliennya dengan tergugat Kepala Badan...

Berita utama

Belasan Tahun Koruptor Kakap ‘Lenggang Kangkung’ di Belanda, Ekstradisi Ditolak Mentah-Mentah, Apa Sih Maunya Belanda?

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyatakan Pemerintah Indonesia sudah mendeteksi keberadaan buron kasus bobolnya Bank BNI senilai Rp1,2 triliun, Maria...

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...

Maria Pauline Sukses Diekstradisi, Mahfud MD: Terima Kasih Serbia

Indonesiainside.id, Jakarta - Maria Pauline Lumowa (MPL) sudah di-rapid test dan memperoleh keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan Serbia sebelum diserahkan kepada pemerintah Indonesia, dalam...

Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soetta

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Kamis (9/7). Maria dibekuk oleh NCB Interpol...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here