Nilai Tukar Rupiah Sedikit Loyo

rupiah
Ilustrasi melemahnya dolar AS terhadap mata uang asing lainnya. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (11/11) kembali melemah. Hal ini dipicu sentimen eksternal yang dinilai kurang menguntungkan.

Rupiah ditutup melemah 53 poin atau 0,38 persen menjadi Rp14.067 per dolar AS. Sedangkan dibanding posisi sebelumnya sebesar Rp14.014 per dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, di Jakarta, mengatakan intervensi di pasar valas dan obligasi oleh Bank Indonesia dalam perdagangan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) Senin ini dan data ekonomi dalam negeri yang positif, tidak serta-merta membuat mata uang rupiah kembali menguat. “Pasar kembali fokus terhadap data eksternal yang kurang menguntungkan sehingga wajar kalau rupiah Senin ini melemah cukup tajam,” ujar Ibrahim.

Baca Juga:  Jelang HUT RI: Rupiah Malah Kedodoran

Selama akhir pekan, Presiden AS, Donald Trump, membantah laporan bahwa Beijing dan Washington sepakat untuk mengembalikan beberapa tarif barang satu sama lain. Hal tersebut memicu keraguan baru tentang kapan dua ekonomi terbesar dunia itu dapat mengakhiri perang dagang 16 bulan terakhir yang telah memperlambat pertumbuhan global. Namun, Trump mengatakan negosiasi berjalan dengan sangat baik dan bahwa banyak hal positif sedang terjadi.

Rupiah pada Senin pagi dibuka melemah ke Rp14.030 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.030 per dolar AS hingga Rp14.072 per dolar AS.

Baca Juga:  Stimulus Belum Jelas, Dolar Pun Lunglai Hari Ini

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin ini menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp14.040 per dolar AS. Hari sebelumnya ada di posisi Rp14.020 per dolar AS. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here