Ribuan Kepala Daerah ‘Diomeli’ Jokowi Gara-Gara Investasi

Joko Widodo
Presiden RI, Joko Widodo. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11). Salah satu agendanya adalah mendengar paparan visi-misi Presiden Joko Widodo.

Pertemuan ini dihadiri 2.693 kepala daerah yang ingin mendengarkan visi-misi presiden. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyampaikan, peran kepala daerah sangat vital dalam menyukseskan program pemerintah pusat.

“Para Menko telah memberikan kepada para menteri dan lembaga sehingga harapannya presiden dapat membawa kita lebih terarah. Namun ada satu pihak yang penting sekali dalam menjalankan visi misi presiden, yaitu pemerintah daerah,” kata Tito.

Sementara, Presiden dalam pidatonya meminta kepala daerah untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Caranya, dengan mengundang banyak investor membuka perusahaan di daerahnya.

Dia menekankan agar kepala daerah turut aktif memperbaiki iklim investasi. Dengan demikian investasi yang datang bisa direalisasi.

Sayangya, meskipun rencana investasi sudah sumringah justru kembali goyah. Investor mengurungkan niatnya karena peraturan yang rumit.

“Terkait Investasi, negara ini sudah buka pintu. Tapi tidak bisa realisasi, gara-gara mereka tidak dilayani dengan baik. Harusnya kita layani, apa yang kurang. Sehingga memunculkan lapangan pekerjaan bagi rakyat kita,” tuturnya.

Mantan Wali Kota Solo ini menambahkan bahwa di antara penyebab minimnya investasi adalah izin yang dipersulit. Rencananya, pemerintah akan memangkas perizinan yang mempersulit investasi.

“Kita harus mau mengkoreksi. Dan problemnya adalah ruwetnya perizinan di pusat dan daerah. Ini yang mau saya potong,” tuturnya. (*/Dry)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here