Jokowi Sebut Infrastruktur Itu Membangun Peradaban Baru dan Keadilan Sosial

Joko Widodo
Presiden RI, Joko Widodo. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) fokus dalam pembangunan infrastruktur karena mempunyai arti penting dalam negara ini. Infrastuktur bertujuan ingin membangun peradaban baru dan menciptakan keadilan sosial.

“Tantangannya besar, namun jika dilaksanakan dengan kerja keras dan dibarengi dengan optimis maka semua itu dapat diselesaikan,” ujar Kepala Negara, Kamis (14/11).

“Saya terbiasa kerja fokus, terukur dengan angka-angkanya. Pembangunan infrastruktur itu penting karena menjadi sebuah fondasi bagi negara kita berkompetisi dengan negara lain. Index Competitiveness Indonesia atau indeks daya saing kita berada posisi tengah dengan negara lain. Kita ingin berada di posisi depan,” terangnya.

Menurutnya, infrastruktur bukan hanya urusan membangun jalan tol, bandara, pelabuhan atau pembangkit listrik. Infrastruktur menciptakan lapangan kerja, melahirkan pusat ekonomi baru. “Kita ingin membangun titik pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa,” ujar Presiden.

Selain itu, katanya, memperbaiki sistim logistik karena negara ini terdiri dari 17.000 pulau, sehingga dibutuhkan infrastruktur. “Sehingga jaringan logistiik kita menjadi baik,” tegasnya.

Kemudian memberi fasilitas pada sektor produksi. “Infrastruktur yang telah dikerjakan selama lima tahun lalu harus disambungkan pada sentra-sentar produksi baik itu sentra produksi pertanian, nelayan dan kawasan industri,” tuturnya.

Tak kalah penting pelayanan publik karena ada bangunan sekolah. “Namun tidak ada jalan maka anak-anak tidak bisa bersekolah atau ada puskesmas tapi gak ada jalan gimana,” ujar Jokowi.

Dia menambahkan, pengembangan infrastruktur juga membangun peradaban. Budaya antri, budaya disiplin itu terlihat dalam membangun MRT. “Disitu terlihat orang antri dan masuk ke kereta dengan berurutan,” katanya.

Terakhir infrastruktur itu keadilan sosial. Tidak hanya di Jakarta atau Pulau Jawa, tapi di seluruh propinsi di seluruh Indonesia. “Kita harus wujudkan keadilan melalui pembangunan infrastruktur. Ini akan menjadi fondasi kita berkompetisi dengan negara lain,” ujar Jokowi. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here