Berbagi Tips Bisnis UMKM Ala Sandiaga Uno: Koneksi dan Teknologi

Sandiaga S Uno. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta — Mantan Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Salahudin Uno, menyatakan bahwa revolusi industri 4.0 sedianya bisa membawa berkah bagi pelaku usaha. Kuncinya, menurut dia, terletak pada keefektifan pengusaha dalam membangun relasi.

Dia mencontohkan, anak buahnya, Michael Juwita, setelah berpisah dengan Saratoga Group fokus mengembangkan usaha di bidang Energi Baru dan Terbarukan seperti pembangkit Listrik dan Tenaga Surya. Michael berhasil mencapai aset Rp75 triliun dalam tempo 3 tahun.

Tak hanya silaturahmi demi koneksi, pelaku usaha juga dituntut untuk berani berimprovisasi. Dia mencontohkan, perusahaan ritel daring Alibaba.com yang berjaya dengan memanfaatkan tekonologi.

Sebaliknya, kata Sandi, Blackberry kini mati justru karena mengabaikan teknologi berbasis android. Apakagi dengan dominasi mielnial dalam sebaran demografi, pemanfaatan teknologi adalah sebuah keniscayaan.

“Milenial Indonesia kini banyak yang sukses dengan memanfaatkan Teknologi 4.0. Milenial itu suka yang murah, kualitas bagus, serba cepat dan jangan inkar janji,” ujar dia dalam forum Mentoring Busines Usaha Muktamar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) di hotel Grand Keisha, Yogyakarta, pekan ini dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Para start up kaum milineal ini, kata Sandi, meski usaha masih tergolong UMKM. Meski demikian, omsetnya sudah mampu mencapai miliaran karena memanfaatkan teknologi 4.0 seperti teknologi digital marketing.

Saat ini pertumbuhan industri cenderung mengarah kepada deindustrialisasi dengan angka pertumbuhan di bawah 20 % dari PDB. Jika tidak menerapkan teknologi 4.0 dia percaya Indonesia akan kehilangan 23 Juta lapangan kerja.

“Namun bisa kita menerapkan 4.0 maka kita akan mendapatkan 27-46 juta lapangan kerja baru. Jadi, 4.0 bisa membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru,” paparnya.

Sandi meyakinkan para peserta, bahwa ke depan yang banyak akan tumbuh ialah usaha-usaha UKM. Investasi yang tumbuh akan banyak yang investasi kecil-kecil, yaitu di bawah Rp. 50 ribu dolar.

“Penelitian saya mencatat potensi UKM ini sebesar 41 % angkanya. Ingat, enterpreneur itu bukan profesi tapi mindset,” kata dia.(*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here