Menteri Desa: Pembangunan Bisa Mubazir

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menanggapi keputusan Kementerian Keuangan yang ingin membekukan sementara penyaluran dana desa. Dia khawatir penghentian ini bisa berdampak pada mandeknya pembangunan desa.

Saat dimintai tanggapannya, Abdul Halim meyakini bahwa keputusan tersebut belum mengikat. Menurutnya, tidak mudah menghentikan proses pembangunan dengan menghentikan pembiayaan sebagai penopangnya.

“Nanti malah bahasa jawanya itu muspro (sia-sia),itu apa ya.. Jadi sudah berjalan kemudian dihentikan, lalu gak bisa dilanjutkan malah tidak dapat dampak pembangunan,” ujar dia ditemui usai rapat kerja dengan Komisi V DPR, Selasa (19/11).

Menteri Desa khawatir jika dana dihentikan, pembangunan desa akan tersendat. Dia berharap Kementerian Keuangan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait pembekuan dana desa ini.

“Menurut saya, kan lebih banyak yang tidak ada masalah daripada ada masalah. Maka seyogyanya selesaikan saja (yang desa fiktif),” imbuh Abdul Halim.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu final data jumlah desa di Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurut Kemenkeu, Kementerian Dalam Negeri masih melakukan verifikasi data jumlah desa.

“Kami saat ini masih menunggu berapa jumlah desa yang bermasalah dari Kemendagri, yang sedang diverifikasi mendalam, karena sekarang posisinya belum selesai maka kita tahun dulu,” ujar Dirjen Perimbangan Keuangan dari Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti, di Jakarta pada Senin (18/11).

Prima juga menambahkan, kalau jumlah data dssa sudah diselesaikan oleh Kemendagri, baru dana untuk desa tersebut akan disalurkan. Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani dana yang banyak dibagikan untuk desa tidak hanya dana desa, tapi juga dana alokasi khusus non fisik.

Sementara itu, realisasi dana desa hingga 31 Oktober, baru sampai 52 triliun rupiah. Realisasi itu baru mencapai 74,2% dari APBN dan dari persenatase tersebut, pertumbuhan dana desa baru 17%. (*/Dry)

Berita terkait

Sebanyak 31 Desa di NTT Salurkan BLT Tahap Tiga

Indonesiainside.id, Kupang - Koordinator P3MD Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kandidatus Angge, mengemukakan baru 31 desa...

Menteri PDTT: BLT Dana Desa Rp300 Ribu Per Bulan Belum Tentu Dilakukan

Indonesiainside.id, Jakarta - Sebelumnya, Kementerian Keuangan berencana, menambah besaran dan jangka waktu pemberian BLT-Dana Desa. Mendes Desa dan PDTT, Abdul Halim Iskandar, mengatakan bahwa...

Soal 38 Kabupaten/Kota Belum Salurkan BLT-Dana Desa, Ini Kata Mendes PDTT

Indonesiainside.id, Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), memaparkan masih ada kabupaten/kota yang belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa...

Hingga Hari Ini, Baru 62 Persen Desa yang Dapat BLT-Dana Desa

Indonesiainside.id, Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), menyampaikan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa hingga Selasa (26/5) telah...

Sri Mulyani: KPPN Daerah Harus Awasi Dana Desa dan BLT

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menekankan bahwa KPPN  (Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara) daerah yang bertugas mengelola dana desa, harus mengawasi dana...

Kemendes: BLT Dana Desa Telah Tersalurkan ke 44 Ribu Desa

Indonesiainside.id, Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus memantau proses penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana...

Gus Halim Ngebut Salurkan Dana Desa

Indonesiainside.id, Jakarta - Sampai pagi hari ini, Sabtu(23/5), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa telah tersalur ke 40.086 desa. Itu mencakup 67 persen dari...

Besaran dan Jangka Waktu Pemberian BLT-Dana Desa Ditambah

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah menambah besaran dan jangka waktu pemberian BLT-Dana Desa. Untuk itu total BLT Desa bertambah dari Rp1.800.000/KPM (keluarga penerima manfaat) menjadi...

Berita terkini

Elon Musk Siapkan Tesla Gigafactory di Asia

Indonesiainside.id, Jakarta--Pimpinan Tesla, Elon Musk, mengisyaratkan akan membangun pabrik baru Tesla Gigafactory di kawasan Asia, tapi bukan di China. Perusahaan itu dapat membuka pabrik di...
ads3 mekarsari

Bermodal Buah Mangga yang Dipetik dari Tetangganya, Pria Bejat Ini Cabuli Bocah SD

Indonesiainside.id, Mataram - Pelecehan anak kembali terjadi. Kali ini di Lombok Timur, dan pelakunya tak lain orang dekat korban yaitu tetangganya sendiri. Korban berusia delapan...

Dua Pencari Kerja di Batam Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta--Dua warga Jawa Timur dan Riau yang datang ke Kota Batam untuk mencari kerja, dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap tenggorokan. Ketua Gugus...

Hati-Hati saat Transaksi, di Bogor Ditemukan Komplotan Pengedar Uang Palsu Pecahan Rp100.000

Indonesiainside.id, Cibinong - Sebelum tertipu, warga khususnya di area Bogor, patut memeriksa uang dalam setiap transaksi. Jika memang dicurigai ada yang bertransaksi dengan uang...

Berita utama

Data Bocor, Masih Amankah Bertransaksi di Tokopedia?

Indonesiainsie.id, Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai bahwa Tokopedia masih memiliki jaringan yang cukup aman untuk para penggunanya dalam melakukan...

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...

Partai Berkarya Siap Berkompetisi di Pilkada 2020

Indonesiainside.id, Jakarta - Partai Berkarya siap berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Desember mendatang. Persiapan menghadapi perhelatan politik lokal itu disampaikan dalam rapat...

Rekor Tertinggi: Gugus Tugas Laporkan 1.853 Kasus Baru Covid-19, Total 68.079 Orang Positif

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 kembali mencatat rekor. Hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan kasus baru di Tanah Air mencapai 1.853...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here