Ambil 7 Milenial Jadi Stafsus, Presiden Beri Gaji Rp51 Juta Sebulan

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memperkenalkan tujuh staf khusus kepresidenan. Mereka adalah tujuh pemuda yang diharapkan bisa membantu Presiden menjalankan tugas dengan ide-ide cemerlang.

Ketujuh pemuda itu yakni Adamas Belva Syah Devara, 29 tahun, pendiri Ruangguru, Putri Indahsari Tanjung, 23 tahun, CEO dan Founder CreativePreneur, Andi Taufan Garuda Putra, 32 tahun, CEO PT Amartha Mikro Fintek

Ayu Kartika Dewi, 36 tahun, perumus Gerakan Sabang Merauke, Gracia Billy Mambrasar, 31 tahun, putra asli Papua dan CEO Kitong Bisa

- Advertisement -

Angkie Yudistia, 32 tahun, penyandang disabilitas yang aktif di bidang sociopreneur yang akan menjadi juru bicara Jokowi di bidang sosial

Aminudin Maruf, 33 tahun, pernah jadi Ketua Umum PB PMII. Aminudin akan ditugaskan Jokowi untuk berkeliling pesantren sehingga dapat melahirkan talenta-talenta baru dan hebat.

Lantas, berapa gaji yang akan mereka terima berkenaan dengan jabatannya? Sedianya, besaran gaji yang diterima staf khusus presiden telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 144 Tahun 2015

Aturan ini menjelaskan besaran hak keuangan bagi Staf Khusus Presiden, Staf Khusus Wakil Presiden, Wakil Sekretaris Pribadi Presiden, Asisten, dan Pembantu Asisten. Ditetapkan pada 18 Desember 2015 dan diundangkan pada 28 Desember 2015.

“Hak keuangan merupakan pendapatan keseluruhan yang diterima dan sudah termasuk di dalamnya Gaji Dasar, Tunjangan Kinerja, dan Pajak Penghasilan,” dikutip pasal 5 ayat 1 Perpres tersebut.

Adapun besaran gaji bagi staf khusus presiden ditetapkan sebesar Rp51 juta. (*/Dry)

Berita terkini

Empat Kali Gelar Aksi Tolak PPDB tapi Tak Didengar, Massa Berharap ke Jokowi

Indonesiainside.id, Jakarta - Puluhan orang tua murid berunjuk rasa menolak Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta Tahun 2020/2021 di Taman Aspirasi seberang Istana...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Bekasi Mulai New Normal, Pedagang Dilarang Berjualan di 15 Titik saat CFD

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Kota Bekasi akan melaksanakan Adapatasi Tatanan Hidup baru (ATHB) di Kota Bekasi, mulai tanggal 03 Juli 2020 sampai dengan 2...

Update Covid-19: Bertambah 1.301 Kasus, Pasien Meninggal 3.036 Orang

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan kasus orang positif Covid-19 sedang berada di angka tinggi-tingginya. Hingga hari ini kasus Covid-19 masih di atas 1.000 kasus. Juru...

Dukung RUU HIP Ditunda, PGI: Jangan Tafsir Ulang Pancasila

Indonesiainside.id, Jakarta –  Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Pdt Jacky Manuputty, menilai Pancasila sudah final dan menjadi sumber pemersatu dan kemajuan bangsa. Maka...

Berita terkait

Indonesia Naik Status, Tapi Daya Saing Justru Jeblok

Indonesiainside.id, Jakarta - Indonesia naik status sebagai negara berpendapatan menengah atas dari sebelumnya menengah bawah. Menurut Kementerian Keuangan, hal ini merupakan modal yang besar...

Naik Status Jadi Negara Berpenghasilan Menengah Atas, Jokowi: Harus Kita Syukuri

Indonesiainside.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur Indonesia naik status ke kategori negara berpendapatan menengah atas ​​​​​dari sebelumnya menengah bawah. Kondisi tersebut seperti...

IMF: Afrika dan Asia Bakal Pimpin Inklusi Keuangan Digital

Indonesiainside.id, Jakarta - Dana Moneter Internasional (IMF) merilis studi tentang digitalisasi yang meningkatkan inklusi keuangan pada 2014 hingga 2017 dan Afrika dan Asia bakal...

Terancam Bangkrut, Emiten pengelola Pizza Hut Harapkan Investor Lebih Bijak

Indonesiainside.id, Jakarta - Emiten pengelola Pizza Hut PT Sarimelati Kencana Tbk berharap investor dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan merespons saham perseroan yang sempat...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here