Talangi Cadangan Beras Pemerintah, Bulog Minta Tambahan Modal Rp20 Triliun

Gudang Beras Bulog
Ilustrasi Gudang Beras Bulog. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Perum Bulog mengusulkan tambahan moral mencapai Rp 20 triliun untuk pengadaan cadangan beras Pemerintah (CBP) sekitar 2 juta ton untuk tahun 2020.

“Kami mengusulkan CBP itu didanai pemerintah sebesar Rp 20 triliun, sehingga kita tidak punya pinjaman yang ada bunganya,” ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Kamis (21/11).

Menurutnya, utang Bulog sampai akhir 2018 telah mencapai Rp28 triliun. Berdasarkan PMK 88/PMK.02/2019, dana untuk pengadaan CBP 2019 sebesar Rp2,5 triliun. Dari anggaran tersebut, pemerintah menggunakan patokan Harga Pembelian Beras (HPB) Rp9.583 per kilogram (kg) dengan mekanisme pembayaran menggunakan pola penggantian selisih.

Dari aturan tersebut, pemerintah hanya membayarkan selisih dari harga beras yang dijual Bulog ke pasar. Sementara, CBP tidak bisa disalurkan oleh Bulog bila tidak terdapat penugasan oleh pemerintah. “Selama tidak ada penugasan, beras ini akan stuck sementara bunganya tidak pernah berhenti. Itulah kenapa kita mengusulkan CBP itu didanai oleh pemerintah,” ujar Budi.

Hingga 18 November 2019, Bulog pun masih memiliki stok beras sebanyak 2,24 juta ton. (*/Dry)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here