Waduh, Subsidi Listrik Golongan 900 VA Sudah Pasti Dicabut, Anda Setuju?

Indonesiainside.id, Jakarta – Golongan pelanggan 900 VA sudah pasti tidak disubsidi. Namun, Kementerian ESDM kembali menegaskan naik tidaknya masih dikaji, masih ada beberapa kemungkinan.

“Kita akan menambah komponen penetapan kenaikan tarif (adjustment) listrik. Komponen tambahan itu dari sisi pemerintah, antara lain daya beli masyarakat dan perkembangan industri,” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan dari Kementerian ESDM, Rida Mulyana, di Jakarta, pada Jumat (22/11).

Rida menambahkan, dua komponen tersebut akan ditambahkan keempat komponen, untuk menetapkan kenaikan tarif adjustment listrik. Empat komponen yang dimaksud Rida, ialah Indonesia Crude Price (ICP), kurs rupiah, inflasi, serta harga batu bara.

“Tarif 29.000 itu, yang dibicarakan di masyarakat, hanya salah satu contoh, belum diputuskan skenarionya. Skenario yang ada apakah naik atau tidak naik sama sekali, tapi belum diputuskan sama sekali. 900 VA pasti tidak disubsidi lagi, tapi tidak berarti ikut dinaikkan,” tambah Rida.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian per tiga bulan, yakni pada September, Oktober, November dan sampai saat ini belum selesai. Menurut dia saat ini gas dan batubara turun, sehingga kemungkinan untuk tarif listrik bisa turun juga ada.

“Kita sedang mengkaji menyiapkan beberapa skenario. Bagaimana kalau naik? Bagaimana kalau tidak naik? Apakah bertahap? atau naiknya sekaligus? Itu semua dikaji, kajiannya ada di Pak Menteri (Menteri ESDM, Arifin Tasrif),” tambah dia.(*/Dry)

Berita terkait

Orang Kaya Jangan Harap Dapat Insentif Tagihan Listrik PLN

Indonesiainside.id, Jakarta – PT PLN (Persero) menanggapi usulan DPR RI agar memberikan relaksasi tagihan listrik bagi pelanggan nonsubsidi 900 VA dan 1.300 VA untuk...

Alhamdulillah, Kontrak Jaringan Gas Tetap Jalan di Tengah Pandemi Corona

Indonesiainside.id, Jakarta - Wabah virus corona nyatanya tak menghentikan semua proyek di Tanah Air. Hal ini tentu menjadi kabar baik di tengah tidak menentunya...

Tak Sentuh UMKM, Subsidi Listrik 3 Bulan Dinilai Terlalu Kecil

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah menggulirkan subsidi listrik bebas tagihan bagi pelanggan 450 VA dan potongan 50 persen bagi 900 VA. Subsidi diberlakukan untuk tiga...

Aturan Penggunaan Energi Terbarukan Berubah, Pembelian Bisa lewat Penunjukan Langsung

Indonesiainsiede.id, Jakarta -- Kementerian ESDM menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 4 Tahun 2020 sebagai Perubahan Kedua atas Permen ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan...

Pemerintah Targetkan Lifting Minyak 1 Juta Barel, Kurtubi: Itu Mustahil

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah menargetkan produksi siap jual (lifting) minyak 1 juta barel per hari pada tahun 2025 dari saat ini sekitar 750.000 barel...

Stay Calm! Batu Bara Disebut Masih Aman dari Dampak Virus Corona

Indonesiainside.id, Jakarta - Kementerian ESDM yakin harga komoditas batu bara tak akan bergejolak karena Virus Corona. Menurut Dirjen Minerba, batu bara masih menjadi konsumsi...

Pemerintah Optimis Bisa Angkut PNBP Minerba 2020 Rp44,39 Triliun

Indonesiainside.id, Jakarta - Kementerian ESDM menargetkan PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) tahun ini sebesar Rp44,39 triliun. Optimisme ini ditopang oleh keyakinan produksi 530 juta...

Investor Masih Ragu Kembangkan EBT di Indonesia

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian ESDM memaparkan besarnya potensi energi baru terbarukan (EBT) Indonesia mencapai lebih dari 400 Giga Watt. Meski demikian, pemanfaatannya masih 2,5...

Berita terkini

Belasan Tahun Koruptor Kakap ‘Lenggang Kangkung’ di Belanda, Ekstradisi Ditolak Mentah-Mentah, Apa Sih Maunya Belanda?

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyatakan Pemerintah Indonesia sudah mendeteksi keberadaan buron kasus bobolnya Bank BNI senilai Rp1,2 triliun, Maria...
ads3 mekarsari

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...

Buron 17 Tahun, Pembobol BNI Maria Pauline Tiba di Tanah Air

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan pembobol kas Bank BNI senilai Rp1,2 triliun (sebelumnya disebut Rp1,7 triliun) Maria Pauline Lumowa tiba di Tanah Air melalui Terminal...

Pengacara: Habib Bahar Jalani Sidang Perdana Gugatan Pencabutan Asimilasi

Indonesiainside.id, Jakarta - Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith, Ikhwan Tuankotta menjalani sidang perdana gugatan perdata atas pencabutan asimilasi kliennya dengan tergugat Kepala Badan...

Berita utama

Belasan Tahun Koruptor Kakap ‘Lenggang Kangkung’ di Belanda, Ekstradisi Ditolak Mentah-Mentah, Apa Sih Maunya Belanda?

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyatakan Pemerintah Indonesia sudah mendeteksi keberadaan buron kasus bobolnya Bank BNI senilai Rp1,2 triliun, Maria...

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...

Maria Pauline Sukses Diekstradisi, Mahfud MD: Terima Kasih Serbia

Indonesiainside.id, Jakarta - Maria Pauline Lumowa (MPL) sudah di-rapid test dan memperoleh keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan Serbia sebelum diserahkan kepada pemerintah Indonesia, dalam...

Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soetta

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Kamis (9/7). Maria dibekuk oleh NCB Interpol...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here