Dukung Respons Cepat Menteri BUMN, Ikagi: Eks Dirut Garuda Penuh Kontroversi

Konfrensi pers oleh Ikatan Awak Kabin Garuda Indoensia (IKAGI)
Konfrensi pers oleh Ikatan Awak Kabin Garuda Indoensia (IKAGI), Jakarta, Jumat (6/12). Foto: Annisa Fadhilah/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) menyambut baik langkah Menteri BUMN, Erick Thohir, yang mencopot I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia. Ikagi menilai eks dirut Garuda itu penuh kontroversi.

“Kami sangat mendukung respons cepat Pak Erick dalam hal memecat Ari Askhara terkait kasus penyelundupan Harley Davidson di pesawat Garuda,” ujar Ketua Umum IKAGI, Zaenal Muttaqin, di Jakarta Selatan, Jumat (6/12).

Zaenal juga mengatakan selama ini kinerja Ari Askhara di Garuda Indonesia selalu kontroversi, sehingga merugikan banyak pihak. Baik perusahaan, anak perusahaan, karyawan, hingga masyarakat sebagai penumpang. Dia menjabarkan beberapa kasus kontroversial atas kebijakan Garuda Indonesia selama Ari Askhara menjabat Dirut.

“Kasus kontroversial yang dilakukan Ari Askhara antara lain pemalsuan laporan keuangan tahun 2018 yang rugi menjadi untung, suguhan live music akustik di pesawat yang tidak efisien, pengalihan rute penerbangan London dan Amsterdam via Denpasar, larangan foto dan video dalam pesawat terhadap penumpang hingga penyelundupan Harley Davidson,” tambah Zaenal.

Baca Juga:  Vaksinasi Massal Covid-19 Dilaksanakan di Bawah Komando TNI-Polri

Zaenal juga mengatakan kebijakan aneh Ari Askhara juga merugikan para awak kabin, antara lain menghentikan iuran anggota, mempersulit terjadinya Perjanjian Kerja Bersama (PKB), meng-grounded alias melarang terbang para pengurus serikat pekerja tanpa alasan, mem-PHK tanpa dasar jelas beberapa awak kabin, hingga membentuk serikat pekerja tandingan yang membela kepentingannya.

“Cukup banyak kebijakan aneh Ari Askhara selama menjabat Dirut Garuda Indonesia yang benar-benar merugikan awak kabin. Maka dari itu, kami sangat bersyukur Pak Erick memecatnya,” tambah Zaenal.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya memberhentikan Dirut PT Garuda Indonesia Tbk Ari Aksara karena diduga terlibat dalam penyelundupan motor Harley dalam bentuk terurai di pesawat baru maskapai tersebut. Erick Thohir juga mengaku akan mengevaluasi secara menyeluruh direksi dan komisaris Garuda.

Baca Juga:  Wakapolri Siap Bantu Erick Thohir Tangani Covid-19

“Prosesnya, kami akan mengajukan, terus RUPSLB, langsung menunjuk PLT,” ujar Erick.

Menurut Erick, Dewan Komisaris Garuda dan Komite Audit telah mengikirim surat rekomendasi kepada dirinya terkait masalah ini. “Saya sangat sedih, ini masalah integritas dan tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG),” paparnya.

Erick menilai kasus penyelundupan motor Harley dan sepeda Brompton ini bukan hanya masalah integritas, tapi sudah menyangkut masalah pidana yakni menyelundupkan barang mewah. “Ada masalah pidana yang memberatkan,” tuturnya. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here