Kemenhub Pastikan Operasional Garuda Tetap Normal

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta — Kementerian Perhubungan memastikan maskapai Garuda Indonesia tetap beroperasional dengan normal. Pernyataan ini dirilis seiring kekhawatiran pascapergantian Direksi di tubuh PT Garuda Indonesia (GIIA).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti memastikan bahwa operasional penerbangan maskapai Garuda Indonesia tidak akan terganggu. Merujuk CASR 121.59, Garuda sudah menunjuk Key Personel yang menangani operasional penerbangan.

“Apalagi telah ditunjuk pelaksana tugas Direktur Utama sebagai penanggung jawab dalam organisasi yg mengkoordinasikan semua aspek baik manajemen, operasi, teknik, keamanan dan pelayanan,” kata Polana dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (8/12).

Baca Juga:  Dirut Garuda Jelaskan Keributan Pejabat di Pesawatnya

Dia menambahkan, ketentuan KM 25/2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara dan CASR 121.59 mewajibkan adanya pihak akuntabel untuk memegang kendali penuh terhadap suatu organisasi yang berkaitan dengan fungsi operasi, teknik, keselamatan, keamanan dan pelayanan.

Selebihnya, dia menegaskan Ditjen Hubud akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh Bandan Usaha Angkutan Udara (BUAU). Agar kinerja mereka selaras dengan undang-undang yang berlaku untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan.

Sejumlah direksi PT Garuda Indonesia diberhentikan sementara. Keputusan ini merupakan kesepakatan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Dewan Komisaris Garuda Indonesia.

Baca Juga:  Dirut Garuda Jelaskan Keributan Pejabat di Pesawatnya

Komisaris Utama Garuda Indonesia, Sahala Lumbangaol menyatakan, kebijakan itu disepakati dalam pertemuan antara Menteri BUMN Erick Thohir dan Dewan Komisaris, Sabtu (7/12) kemarin.

“Menyepakati pemberhentian sementara waktu bagi seluruh anggota direksi yang terindikasi terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton,” ujar Sahala, Ahad (8/12).

Selain Dirut Garuda, Ari Askhara, ada beberapa direksi lain yang juga diberhentikan. Mereka adalah orang-orang yang ikut berada di dalam pesawat Airbus milik Garuda yang diserahterimakan di Prancis, November lalu. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here