Ujicoba Sukses, B30 Siap Diterapkan Januari 2020

B30
Ilustrasi Biodiesel B30. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Direktur Bioenergi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Andriah Feby Misna mengatakan, uji coba program biodiesel 30% (B30) berjalan dengan baik dan awal tahun depan siap diimplementasikan.

“Secara umum hasil ujicoba B30 berjalan baik, dan sudah siap diterapkan pada Januari 2020,” ujar Feby di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika Jakarta Pusat, Senin (9/12).

Dia mengatakan, uji coba B30 berjalan dengan baik dan hampir semua titik serah sudah bisa menyalurkan B30 dengan baik.

“Sedangkan komplain juga dibilang minimal karena kita melakukan upaya soasialisasi kepada pengguna bagaimana harus menerapkan program B30,” jelas dia.

Selain itu, katanya, sudah menyiapkan buku pedoman untuk handling dan penyimpanan biodoesel.

“Sesuai regulasi pemerintah tahun 2020 Indonesia menuju B30. Untuk itu pemerintah telah melakukan meningkatkan spesifikasi biodiesel,” tambahnya.

Kemudian standar kebutuhan unsur nabati untuk B30 ditingkatkan dengan memperketat sejumlah parameter seperti kandungan air maupun angka keasaman.

Menurutnya, dalam melakukan ujicoba B30 dari bulan Mei hingga November 2019 di kendaraan dengan berat di bawah maupun di atas 3,5 ton hasilnya cukup baik.

Adapun hasil uji dari kendaraan dibawah 3,5 ton itu daya mesin meningkat 0,84%, konsumsi bahan bakar meningkat 0,87% dan emisi CO menurun 0,1-0,2 gram per kilometer. Namun filter bahan bakar cenderung meningkat pada 7.500-15.000 kilometer kemudian normal setelah pergantian filter. “Intinya semua ini masih di dalam ambang batas,” katanya.

Sementara itu, ujicoba sudah dilakukan pada 25 November di delapan titk serah Pertamina diantaranya : Rewulu, Medan, Balikpapan, Plumpang, Kasim, Plaju, Panjang, dan Boyolali. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here