Menteri Edhy Usul KJA Danau Toba Pindah ke Daratan

Pemandangan alam di Danau Toba. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, pihaknya tengah mengkaji alternatif budidaya ikan di darat sebagai solusi terkait pencemaran air di Danau Toba.

Ia menekankan bahwa Pemerintah tak akan menyalahkan masyarakat melainkan mencari alternatif agar tak menganggu sumber pendapatan masyarakat setempat. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pun turut digandeng dalam proses ini.

“Kami sedang kaji untuk budidaya di darat. Nanti kita tarik airnya. Ini sedang kami kaji akses dan keperluan lainnya bagaimana. Data belum sepenuhnya lengkap tapi mungkin saya lihat bisa di lereng. Kami siap untuk bangun kolam budidaya di darat. Menteri PUPR juga siap mendukung,” ujar Edhy di Jakarta Convention Center, Sabtu (14/12).

Sebelumnya Romy Edy Brutu, anggota Himpaudi dari Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Maluku Utara meminta arahan Menteri Edhy untuk mencari solusi atas wacana pelarangan budidaya ikan di Danau Toba yang menjadi mata pencaharian masyarakat di wilayahnya.

Dia menyebutkan, saat ini 95 persen budidaya ikan di Danau Toba dilakukan oleh masyarakat, sedangkan 5 persen sisanya dilakukan oleh swasta.

“Kendalanya di lapangan, selain untuk budidaya perikanan, Danau Toba ini kan dimanfaatkan untuk wisata juga. Jadi, Pemerintah kemarin menghimbau supaya Keramba Jaring Apung (KJA) yang digunakan untuk budidaya ikan ini tidak ada lagi karena menggangu pemandangan dan menghasilkan bau yang kurang enak. Tetapi kan kita ingin budidaya ini tetap dilakukan. Mohon petunjuk dari Pak Menteri,” jelasnya. (*/Dry)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here