Amerika – Cina Tanda Tangani Kesepakatan Dagang Tahap Pertama

Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He usai menandatangani kesepakatan perdagangan tahap pertama di Gedung Putih, Washington DC, Rabu (15/1). Foto: Voa

Indonesiainside.id, Washington DC – Presiden Amerika Donald Trump bersama Wakil Perdana Menteri Cina Liu He menandatangani perjanjian awal untuk menyelesaikan sengketa perang dagang kedua negara yang sudah berlangsung selama 18 bulan ini.

‘’Ini adalah perjanjian terbesar yang pernah kita saksikan,’’ ujar Trump, yang mengobral kata-kata bahwa perjanjian itu akan mengarah pada perdamaian yang stabil di seluruh dunia, kutip VOA News, Kamis(16/1).

Dalam upacara yang berlangsung cukup lama di Gedung Putih hari Rabu(15/1), Wakil Perdana Menteri Liu He membacakan surat dari Presiden Cina Xi Jingping yang mengatakan dalam langkah selanjutnya kedua pihak perlu mewujudkan perjanjian ini dengan sungguh-sungguh.’

“Memang ada kemunduran dalam prosesnya, tetapi tim perunding kedua negara tidak kenal menyerah,” ujar Liu.

Amerika dan Cina sepakat atas apa yang mereka sebut sebagai perjanjian Tahap Pertama pada pertengahan Desember. Perjanjian itu menyerukan Cina untuk mendorong pembelian barang-barang Amerika, menghentikan praktik memaksa perusahaan asing untuk mengalihkan teknologi mereka dan tidak memanipulasi mata uangnya untuk membuat ekspornya lebih murah.

‘’Kami memiliki standar yang sangat kuat untuk devaluasi mata uang,’’ ujar Trump.

Perundingan tahap kedua akan segera dimulai, dan menurut Presiden Trump, tidak akan ada tahap ketiga.

Dengan perjanjian ini, Cina akan mengimpor produk dan jasa tambahan dari Amerika bernilai 200 miliar dolar untuk dua tahun ke depan, di mana 50 miliar dolar diantaranya pada sektor pertanian.

Dalam suratnya, Xi menyebut angka untuk sektor pertanian 40 miliar dolar.

Menurut teks perjanjian itu, Cina berjanji akan membeli produk-produk pertanian Amerika pada tahun pertama sebanyak lebih dari 12,5 miliar dolar, dan 19,5 miliar dolar lainnya pada tahun kedua, di mana waktu pembelian tergantung kondisi pasar.

Xi juga menyerukan kepada Amerika untuk memperlakukan perusahaan-perusahaan Cina secara adil.

Presiden Donald Trump mengatakan akan menghapus semua tarif Amerika atas impor barang-barang Cina, segera setelah kedua negara menyelesaikan tahap kedua perjanjian perdagangan, dan menambahkan ia berharap tidak ada tahap ketiga.

“Saya tetap mempertahankannya (tarif tersebut, red.) sekarang karena jika tidak maka kita tidak punya kekuatan dalam perundingan,” ujar Trump dalam acara penandatanganan perjanjian tahap pertama di Gedung Putih. “Tetapi tarif itu akan dihapus segera setelah kita menyelesaikan tahap kedua,” tegasnya. (EP/VOA)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here