PGN Dukung Langkah Jokowi Turunkan Harga Gas Industri

Jajaran Direksi PGN
Jajaran Direksi PGN, Jakarta. Foto: Annisa Fadhilah/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk alias PGN, Gigih Prakoso, menyatakan siap mendukung langkah Presiden Joko Widodo untuk menurunkan harga gas industri. Namun, kata Gigih, perusahaannya masih menunggu kewajiban memenuhi pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) dari pemerintah.

Menurut Gigih, penentuan DMO diperlukan agar perusahaan gas pelat merah tersebut dapat memenuhi ketentuan harga gas. Terutama harga gas yang tercantum dalam Perpres No.40/2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi.

“Kami sudah hitung untuk industri yang perlu dapat insentif sesuai Perpres 40 ini. Sebanyak 320 mmscfd adalah kebutuhannya, harapan bisa dipenuhi dari pembelian alokasi khusus DMO,” ujar Gigih Prakoso, di Kantor PGN, Jakarta, Selasa (21/1).

Gigih juga mengklaim bahwa perusahaannya siap menjalankan penugasan impor sebagai salah satu opsi untuk menyeimbangkan harga dan ongkos produksi gas di dalam negeri. “Kami akan tetap buka peluang dan kesempatan apabila memungkinkan melakukan impor dalam rangka memberikan harga khusus untuk sektor industri tertentu,” tambah Gigih.

Di samping itu, PGN juga berharap opsi penghilangan porsi gas pemerintah lewat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bisa dilakukan. “Tentunya ini tergantung pada kebijakan pemerintah dan SKK Migas nantinya seperti apa, kami terus terang sedang diskusi juga dengan Kementerian ESDM,” ujar Gigih. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here