Erick ke Prabowo: Cetak Biru Bisa Bikin Industri Pertahanan Maju

Erick Thohir
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, Jakarta. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyatakan sektor industri pertahanan di Indonesia bisa maju asalkan perusahaan-perusahaan memiliki cetak biru atau rencana program kerja. Cetak biru itu untuk membuat rencana jangka menengah tentang kapasitas produksi industri pertahanan.

“Saya paparkan ke Menteri Pertahanan, Prabowo. Kalau industri pertahanan mau maju, perlu ada cetak biru untuk 10-15 tahun ke depan,” ujar Erick Thohir di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

Erick Thohir juga mengatakan saat ini sedang berfokus menggenjot kapasitas produksi pertahanan. Dia mengatakan apabila produksi tak dijaga, industri pertahanan akan loyo.

Dia mengatakan pula, pemerintah sejatinya menyadari bahwa market industri di sektor ini terbatas. “Saat ini, pasar pada lini pertahana. tersebut terbatas hanya untuk TNI dan Polri. Kondisi itu berbeda dengan negara-negara asing. Beda dengan Amerika Serikat. Di sana, masyarakat boleh membeli peluru dan pistol,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Erick, agar pasar dan produksi tetap terjaga, negara akan mengupayakan peningkatan ekspor alat-alat pertahanan.

Menurut Erick Thohir, saat ini kedutaan-kedutaan besar telah membuka peluang kerja sama di sektor bisnis pertahanan. “Pak Presiden ketemu Dubes-dubes, 70-80 persen dari mereka sekarang indikator kinerja utama ialah dalam bidang ekonomi. Dengan begitu, produk-produk lokal untuk industri ini bisa kita suplai,” tambah dia.(*/Dry)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here