Pemerintah Dinilai Masih Setengah Hati dalam Implementasi Energi Baru Terbarukan

Rapat Kerja Komisi VII DPR
Rapat Kerja Komisi VII DPR dengan Kementerian ESDM, Senin (27/1). Foto: Suandri Ansah/ Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Komisi VII DPR RI menyoroti keseriusan pemerintah dalam implementasi kebijakan energi baru terbarukan (EBT) dan konservasi energi. Kementerian ESDM sebagai leading sector dinilai masih setengah hati.

“Sebenarnya pemerintah mau atau tidak menggunakan energi baru terbarukan ini?” ujar Anggota Komisi VII, Ratna Juwita Sari dalam rapat kerja bersama Kementrian ESDM, Senin (27/1) di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.

Ratna mengatakan,, pemerintah selalu beralasan bahwa implementasi selalu terkendala dengan harga operasional yang mahal dan tak kompetitif. Dia juga menyinggung soal kemungkinan subsidi.

Mengenai hambatan itu, Ratna memandang pemerintah perlu menggelontirkan subsidi penerapan EBT. Dengan demikian industri atau rumah tangga yang ingin menggunakan EBT tak terkendala biaya.

“Karena di negara maju seperti Jerman, Finlandia pemerintah berikan subsidi,” imbuh dia. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here