DJKN: Baru 8 Kementrian dan Lembaga yang Mengajukan Asuransi Gedung

Kantor TVRI
Kantor Televisi Republik Indonesia (TVRI), Jakarta. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan mengasuransikan gedung 10 kementerian dan lembaga (K/L) di tahun 2020, namun baru 8 K/L yang mengajukan. “Dari target 10 K/L tersebut, sudah ada 8 K/L yang siap dan telah mengajukan asuransi aset gedungnya,” ujar Direktur Barang Milik Negara (BMN) dari DJKN, Kemenkeu yaitu Encep Sudarwan, di Kantor DJKN, Jakarta, Jumat (14/2).

Menurut Encep Sudarwan, dari 8 K/L itu yang telah mengajukan asuransi aset gedungnya ialah Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Terus lembaga pertelevisian Televisi Republik Indonesia (TVRI), Leabaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),” tambah Encep.

Sebelumnya, Dirjen Kekayaan Negara, Isa Rachmatarwarta mengatakan bahwa pada 2020 ada 10 K/L, di antaranya yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Kemudian Badan Informasi dan Geospasial, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah (LKPP), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Gedung lain menurut Isa yang diasuransikan pada 2020 di antaranya Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Saat ini, Pihak DJKN masih mengukur nilai aset yang dimiliki oleh 8 K/L tersebut, supaya bisa menentukan besaran premi asuransi. Encep juga mengatakan bahwa asuransi BMN ini hanya dikelola oleh satu konsorsium asuransi, atas nama asuransi BMN dengan alasan keamanan.

Encep menambahkan bahwa Kementerian Keuangan meminta agar jumlah gedung K/L yang diasuransikan tidak hanya berhenti di 10 K/L saja. “Hal ini karena Ibu (Menteri Keuangan, Sri Mulyani) suka memberikan tantangan,” tambah Encep. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here