Buruh Demo RUU Cipta Kerja, Kadin: Itu Hak Mereka

Demo buruh di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/3). Foto: Suandri Ansah/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani menilai rencana demontrasi besar-besaran oleh buruh menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja merupakan hal yang wajar. Selama komunikasi masih berjalan dengan baik.

“Wajar buruh demo karena mempunyai hak dan akan kita hormati yang penting komunikasinya tetap jalan. Pokoknya dicari solusi yang terbaik,” ujar Rosan di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur, Kamis (12/3).

Dia mengatakan, pengusaha dan buruh sama kepentingannya yakni untuk meningkatkan kesejahteraan. “Kepentingannya sama dan tidak bisa dibedakan antara kepentingan buruh dan pengusha,” ujarnya.

Menurutnya, pengusaha tanpa buruh tidak ada apa-apanya. Sebaliknya buruh tanpa pengusaha tidak mempunyai pekerjaan.

“Kita menghargai dan menghormati hak temen-temenburuh untuk berdemonstrasi. Kebesasan untuk berekspresi harus kita hormati,” kata dia.

Selama ini, dalam penyusunan RUU Cipta Kerja selalu melibatkan kaum buruh. Namun katanya, terpenting komunikasi tetap berjalan dengan baik.

Dia menambahkan, saat ini RUU tersebut masih digodok di DPR. “Kita akan terus memberikan masukan ke DPR apabila dimint. Prosesnya harus transparan dan terbuka melibatkan semua kepentingan,” katanya.

Dia berharap RUU ini bisa segera disahkan oleh DPR. Kemudian disusul penerbitan peraturan pemerintah dan peraturan presiden. “Ini harus pararel, jangan UU sudah terbit namun peraturan pemerintah keluarnya lama,” ungkap dia. (MSH)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here