Dituntut Harga BBM Turun, Wamen BUMN: Masih Dipantau, Stabilnya Di mana

Pom bensin Pertamina
Pom bensin Pertamina di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Menukiknya harga minyak dunia akhir-akhir ini tak serta merta menurunkan harga BBM di tanah air. Padahal seharusnya hal ini diikuti dengan turunnya harga BBM yang disediakan oleh Pertamina dan operator lain seperti Shell, Castrol, Petronas dan lainnya.

“Pertamina jangan hanya menaikkan harga BBM pada saat harga minyak dunia sedang naik, tetapi juga harus menurunkan harga BBM pada saat harga minyak dunia turun,” kata Pengamat Energi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Fahmy Radhi, mengutip Antara.

Menurut Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Budi Gunadi Sadikin, pihaknya hingga kini masih memantau dan mengamati perkembangan harga minyak dunia yang mengalami penurunan signifikan akhir-akhir ini.

“Kalau saya melihat tunggu dulu stabilnya di mana,” ujar Wamen Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis(12/3).

Menurut dia, harga minyak dunia sekarang cenderung volatil sekali, dikarenakan penyebaran Covid-19 yang mengganggu perekonomian global.

“Jadi kami belum tahu titik stabilnya di mana,” katanya.

Budi Gunadi Sadikin melihat bahwa pergerakan harga minyak dunia saat ini sama seperti harga saham dan komoditas yang lain, di mana volatilitasnya sangat tinggi sekali.

Sebelumnya harga minyak turun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi 12/3/2020), setelah perusahaan minyak Arab Saudi, Saudi Aramco mengatakan telah diarahkan oleh kementerian energi untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April merosot 1,38 dolar AS atau 4,0 persen menjadi menetap pada 32,98 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here