Bursa Inggris Rontok Terpicu Isu Corona, Catat Rekor Kerugian Harian Terbesar

Indonesiainside.id, London – Saham-saham di bursa efek London mencatat kerugian harian terburuk dalam beberapa dekade pada perdagangan Kamis (12/3). Posisi indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London anjlok 10,87 persen atau 639,04 poin, menjadi berakhir di 5.237,48 poin.

Indeks FTSE 100 menderita kerugian satu hari terbesar sejak Oktober 1987, dan hari terburuk kedua yang pernah ada, mengutip Xinhua.

Anglo American, sebuah perusahaan pertambangan multinasional Inggris, adalah pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya kehilangan 18,85 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pembuat dan pertambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal Evraz yang jatuh 17,75 persen, serta perusahaan energi dan jasa multinasional Inggris Centrica merosot 17,74 persen.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here