Ekonomi Global Bergejolak, Tren Bearish IHSG Masih Menguat

Warga melintas layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3/2020). BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan ('trading halt') pada sistem perdagangan di bursa efek pada Kamis (12/3) pukul 15.33 WIB karena dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5,01 persen. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc. *** Local Caption ***

Indonesiainside.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih meneruskan pelemahan. Secara teknikal, tren bearish masih cukup kuat.

“Meskipun ada potensi technical rebound jangka pendek” dikutip riset pasar harian Artha Sekuritas, Jumat (13/3).

Analis mengatakan, pergerakan masih dipengaruhi tingginya ketidakpastian perekonomian global. Sementara, tekanan jual diperkirakan akan lebih terbatas didorong aksi buyback sejumlah emiten BUMN.

IHSG ditutup melemah di level 4,895.75 (-5.01%), Kamis (12/3). Pelemahan didorong oleh Basic-IND (-8.48%) dan Agriculture (-5.71%).

Menurut Analis, IHSG ditutup melemah dikarenakan tekanan jual yang masih sangat tinggi terkena dampak dari penyebaran corona secara global. IHSG ditutup setelah terkena efek trading halt saat melemah di -5%.

Pada perdagangan kemarin indeks bursa Wall Street juga ditutup melemah signifikan. Pelemahan dipicu oleh kegagalan The Fed dan Donald Trump menyakinkan investor.

“Bahwa mereka bisa menangkal dampak negatif dari penyeberan virus Korona terhadap perlambatan ekonomi,” dikutip analisa harian Indo Priemer Sekuritas.

Dalam langkah terbarunya The Fed menaikkan pembiayaan overnight lebih dari US$500 miliar dan pembelian repo hingga US$ 1 triliun. Sementara itu Donald Trump melarang pendatang dari Eropa memasuki wilayah Amerika dalam 30 hari ke depan untuk menekan penyebaran virus corona.

Dow Jones membukukan penurunan -2,352 poin (-9.99%) pada level 21,200, S&P500 melemah -261 poin (-9.51%) pada level 2,481, Nasdaq terkoreksi -750 poin (-9.43%) pada level 7,202.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here