Kemenperin Berikan Relaksasi Bea Masuk 19 Sektor Industri

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Perindustrian memberikan relaksasi bea masuk impor sektor industri. Insentif diberikan untuk mengurangi dampak virus corona. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyebutkan ada 19 sektor industri yang akan dibebaskan bea masuk agar mudah mendapatkan bahan baku.

“Jumlah tersebut berdasarkan usulan dari pelaku usaha. Dengan begitu ada 1.022 kode HS yang masuk dalam relaksasi dan telah melalui verifikasi tahap pertama,” ujar Agus di Jakarta, Jumat, (13/2).

Sementara yang perlu mendapat prioritas, di antaranya sebesar 313 HS dengan dasar prinsip percepatan keberlangsungan produksi. Ke depan, pemerintah terus mengevaluasi dan jika dibutuhkan pengaturan-pengaturan yang terbaru, dipastikan akan dapat dilakukan.

Berikut daftar 19 sektor manufaktur yang mendapat relaksasi untuk impor bahan bakunya, yakni industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, industri alat angkutan lainnya, industri makanan, industri logam dasar, industri kertas dan barang dari kertas, industri minuman, industri farmasi, produk obat kimia, dan obat tradisional, serta industri kendaraan bermotor, trailer, dan semitrailer.

Selanjutnya, industri karet, barang dari karet, dan plastik, industri barang galian bukan logam, industri pakaian jadi, industri peralatan listrik, industri tekstil, industri mesin dan perlengkapan YTDL, industri barang logam, bukan mesin, dan peralatannya, industri percetakan dan reproduksi media rekaman, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki, industri furnitur, serta industri komputer, barang elektronik, dan listrik.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here