Kendalikan Dampak Corona, Indonesia Keluarkan 4 Stimulus Non-fiskal

sri mulyani
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Foto: Istimewa.

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah mengeluarkan 4 kebijakan stimulus non-fiskal. Kebijakan tersebut untuk melawan dampak dari virus corona atau covid-19.

Kebijakan-kebijakan non fiskal tersebut yaitu, pertama penyederhanaan dan pengurangan jumlah Larangan dan Pembatasan (Lartas) untuk aktivitas ekspor. Tujuannya jalanan meningkatkan kelancaran ekspor dan daya saing.

“Dalam hal ini dokumen Health Certificate serta V-Legal tidak lagi menjadi dokumen persyaratan ekspor. Kecuali jika diminta oleh importir sebagai persyaratan,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/3)

Dia menambahkan, paket kedua ialah penyederhanaan dan pengurangan jumlah Larangan dan Pembatasan (Lartas) untuk aktivitas impor khususnya bahan baku. Tujuannya untuk meningkatkan kelancaran dan ketersediaan bahan baku.

Sedangkan, paket ketiga berupa percepatan proses ekspor dan impor untuk reputable traders. Reputable traders ialah perusahaan-perusahaan terkait dengan kegiatan ekspor-impor, yang memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi.

“Paket keempat berupa peningkatan dan percepatan layanan proses ekspor-impor. Serta pengawasan melalui pengembangan National Logistics Ecosystem (NLE),” kata Sri Mulyani.

Untuk diketahui, NLE ialah platform yang memfasilitasi kolaborasi sistem informasi antar instansi pemerintah dan swasta, untuk simplikasi dan sinkronisasi arus informasi dan dokumen, dalam kegiatan ekspor/impor di pelabuhan dan kegiatan perdagangan/distribusi barang dalam negeri. Sistem itu digunakan untuk sharing data, simplikasi proses bisnis, dan penghapusan repetisi serta duplikasi. (MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here