Pintu Masuk Tanjung Priok Diperketat, Pelindo II Sediakan Ruang Isolasi

bongkar-muat
Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Bongkar Muat Tanjung Priok milik Pelindo II, Jakarta, Senin (16/9/2019). Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – PT Pelindo II memperketat pengawasan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk meminimalisasi sebaran virus corona (Covid-19). Semua awak kapal yang keluar masuk di pelabuhan itu harus menjalani pemeriksaan suhu badan.

Pelabuhan Tanjung Priok memang menjadi tempat keluar masuk kapal domestik dan internasional. Kebanyakan yang menyinggahi pelabuhan itu adalah jenis kapal muatan.

Direktur Utama PT Pelindo II, Arif Suhartono mengatakan, pengecekan kesehatan awak kapal di Tanjung Priok kini diperketat. Termasuk juga pengecekan keluar masuk barang.

Dia menjelaskan, terdapat dua terminal pada pelabuhan itu yakni terminal penumpang dan terminal barang. Untuk terminal penumpang, akan dilakukan pengecekan suhu tubuh. “Di mana masing-masing orang tersebut selanjutnya diberi health alert card (HAC),” kata dia saat konferensi pers di Kompleks Istana Negara, Jumat (13/3).

Apabila ada penumpang dengan suhu lebih dari 37,5 derajat Celsius, akan dilakuan prosedur pencegahan terhadap yang bersangkutan. Orang itu selanjutnya akan dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Pada saat kapal datang, sekitar 5 hingga 6 mil sebelum merapat ke daratan, akan dilakukan pengecekan terhadap kru dan para penumpang. Pengecekan langsung dilakukan di dalam kapal yang akan bersandar.

“Di setiap terminal juga dilengkapi hand sanitizer, detektor suhu tubuh, ruang isolasi sementara, dan satu mobil ambulans,” ucapnya.

”Ruang isolasi sementara di masing-masing terminal dapat menampung 4 hingga 5 orang. Ambulans ditaro di satu tempat untuk merujuk pasien ke RS rujukan,” kata Arif. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here