Harga Bawang Bombay Capai Rp140 Ribu per Kg, Kemendag Hapus Persetujuan Impor

Bawang Putih
Bawang Putih. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Perdagangan menghapus persetujuan impor (PI) dan laporan surveyor (LS) bawang putih dan bawang bombay. Seiring dengan kebijakan pemerintah yang membuka keran impor dua komoditas ini.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana, menjelaskan, pembebasan ini bersifat sementara hingga 31 Mei 2020. Mekanismenya diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 44 Tahun 2019 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura.

“Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk ketersediaan serta menyaga harga barang dan bahan pangan pokok,” ujar dia di Jakarta lewat keterangan media, Kamis (26/3).

Pandemi corona (covid-19) membuat keersediaan gula, bawang putih, daging, dan barang/bahan pokok lainnya kosong. Terjadi kelangkaan dan lonjakan harga yang signifikan, apalagi Ramadhan akan segera tiba.

“Dalam sebulan terakhlr, harga bawang putih sempat menembus Rp70.000 per kilogram (kg) dan bawang bombay mencapai Rp140.000 per kg. Meningkat lebih dari 100 persen,” imbuh dia.

“Karena itu, dalam menghadapi dampak covid-19 dan agar pasokan terpenuhi serta harga segera turun, Kemendag menghapus ijin impornya,” ujar Indrasari.

Penghapusan impor bawang putih dan bawang bombay sejalan dengan UU Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura, Pasal 88 ayat (2). Kemendag mengimbau semua pihak untuk memahami situasi pandemik ini dan mengambil Iangkah-Iangkah cepat untuk mengamankan kebutuhan pangan masyarakat.

“Kepada para importir diminta segera memanfaatkan relaksasi ini dengan baik guna memenuhi pasokan di dalam negeri,” katanya. (MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here