Angka Pengangguran Naik, Dolar AS Kembali Terperosok

Indonesiainside.id, Jakarta – Dolar AS kembali anjlok terhadap sejumlah mata uang dunia pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat(27/3) pagi WIB. Pengumuman naiknya jumlah pengangguran menaikkan jumlah klaim yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kondisi ini mendorong investor mengantisipasi upaya pemerintah AS dan Federal Reserve (Fed) akan mengambil langkah-langkah baru untuk merangsang ekonomi.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim untuk tunjangan pengangguran melonjak ke rekor lebih dari tiga juta pekan lalu, karena langkah-langkah ketat untuk menahan pandemi Virus Corona membuat negara itu berhenti tiba-tiba, melepaskan gelombang PHK yang kemungkinan mengakhiri booming lapangan kerja terpanjang dalam sejarah AS.

“Jumlah itu telah mengirimkan rasa takut di pasar. Jika angka-angka ini berlanjut selama tiga atau empat minggu, akan ada permintaan untuk lebih banyak dukungan fiskal, dan bahkan lebih banyak dukungan moneter dari Fed,” kata Kepala Strategi Pasar Prudential Financial, Quincy Krosby di Newark, New Jersey, Jumat(27/3).

Ledakan pengangguran diumumkan tidak lama setelah Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa AS “mungkin berada dalam resesi” tetapi kemajuan dalam mengendalikan penyebaran Virus Corona akan menentukan kapan ekonomi dapat sepenuhnya dibuka kembali.

Pernyataan tersebut adalah pengakuan yang tidak biasa dari Ketua Fed bahwa ekonomi mungkin mengalami kontraksi bahkan sebelum data mengkonfirmasikannya.

Sementara itu, saham-saham menguat untuk hari ketiga di tengah angka yang suram, karena investor fokus pada prospek stimulus tambahan.

Senat AS pada Rabu (25/3/2020) dengan suara bulat mendukung rancangan undang-undang dua triliun dolar yang bertujuan membantu pekerja dan industri yang menganggur dirugikan oleh pandemi Virus Corona, serta memberikan miliaran dolar untuk membeli peralatan medis yang sangat dibutuhkan.

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan langkah selanjutnya adalah undang-undang untuk mengatasi cuti keluarga, pensiun, bantuan makanan dan lebih banyak bantuan kepada pemerintah negara bagian dan lokal, mengatakan bahwa tidak ada pertanyaan bahwa lebih banyak uang akan dibutuhkan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, jatuh 1,67 persen menjadi 99,3761 pada akhir perdagangan, merupakan level terendah dalam satu minggu terakhir.

Euro melonjak 1,42 persen terhadap greenback menjadi 1,1034 dolar. Dolar terperosok 1,57 persen terhadap yen Jepang menjadi 109,44 yen.

Sterling melambung 2,43 persen menjadi 1,2174 dolar dan dolar Australia menguat 2,00 persen menjadi 0,6077 dolar AS.

Federal Reserve pekan lalu meluncurkan pembelian obligasi baru dan program pinjaman dalam upaya untuk meredakan kebuntuan pasar.

Bank sentral juga berkomitmen menukar dolar untuk mata uang asing dengan bank sentral utama lainnya setelah permintaan dolar AS melonjak minggu lalu mengirimnya ke tertinggi tiga tahun terhadap euro, tertinggi 35 tahun terhadap sterling dan tertinggi 17 tahun terhadap dolar Australia.

Tetapi banyak analis melihat volatilitas di pasar akan berlanjut sampai kondisi terburuk dari virus dan efeknya terhadap ekonomi telah berlalu.

“Meskipun langkah-langkah Fed terbaru telah membantu menenangkan pasar, selama krisis Covid-19 berlanjut dan ekonomi dunia secara efektif terkunci, kita akan melihat pasar tetap dalam kekacauan,” kata analis valuta asing Bank of America dalam sebuah laporan pada Kamis (26/3).(EP/Ant)

Berita terkait

Rupiah Berpotensi Tertekan karena Kenaikan Kasus Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu berpotensi tertekan karena kekhawatiran pasar terhadap terus naiknya jumlah kasus...

Rupiah Berpeluang Menguat Tipis Seiring Membaiknya Data Ekonomi Global

Indonesiainside.id, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (2/7) berpotensi menguat tipis seiring membaiknya data ekonomi global. Rupiah dibuka...

Dolar AS Pagi Ini Lemah Lagi Bosque

Indonesiainside.id, New York - Kurs dolar AS melemah lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) dalam perdagangan bergelombang, karena data ekonomi AS yang...

Dolar Sedikit Loyo di Tengah Ketidakpastian Prospek AS

Indonesiainside.id, New York - Dolar AS tergelincir pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), bergantian antara keuntungan dan kerugian, karena pasar mencerna lebih sedikit...

Pagi Ini Rupiah Menguat Jadi Rp14.154 Per Dolar AS

Indonesiainside.id, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi bergerak menguat, ditopang pernyataan Gubernur Bank Sentral AS, Federal...

Dolar AS Naik Tipis, Pasar Fokus pada Lonjakan Kasus Baru Covid-19

Indonesiainside.id, New York - Nilai tukar dolar AS sedikit menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), bergerak dalam kisaran sempit, karena investor kian...

Dolar Menguat Tipis Didorong Kehati-hatian Investor

Indonesiainside.id, Jakarta - Nilai tukar dolar AS sedikit menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Dolar bergerak dalam kisaran sempit, karena investor kian...

Dolar AS pada Akhir Perdagangan Catat Kenaikan Terbaik

Indonesiainside.id, New York - Kekhawatiran gelombang kedua infeksi Virus Corona telah meningkatkan permintaan untuk aset-aset safe-haven, mendorong dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu...

Berita terkini

Wanita Lempar Alquran di Makassar, MUI: Sangat Melukai dan Sakiti Hati Umat Islam

Indonesiainside.id, Jakarta - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Abbas menanggapi kejadian wanita di Makassar, Sulawesi Selatan yang melempar-lempar Al-Qur'an. Ia sangat...
ads3 mekarsari

Dianggap Menyesatkan, Media Asing Soroti Menteri Pertanian Indonesia atas Klaim Kalung Anti-Virus Corona

Indonesiainside.id, Jakarta – Ilmuwan Indonesia, Rabu (8/7), membantah klaim Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa kalung yang terbuat dari kayu putih dapat mencegah penularan...

Miris! Tenaga Kesehatan Tangani Covid-19 Kalteng Sering Dapat Perundungan

Indonesiainside.id, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengatakan, tenaga kesehatan sering mendapatkan perundungan atau 'bullying' dalam penanganan kasus terkait...

Jamaah Shalat Idul Adha di Bengkulu Diminta Wudhu di Rumah

Indonesiainside.id, Bengkulu - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Bustasar meminta umat Muslim yang melakukan shalat Idhul Adha 1441 Hijriah berjamaah untuk mengambil...

Berita utama

Dianggap Menyesatkan, Media Asing Soroti Menteri Pertanian Indonesia atas Klaim Kalung Anti-Virus Corona

Indonesiainside.id, Jakarta – Ilmuwan Indonesia, Rabu (8/7), membantah klaim Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa kalung yang terbuat dari kayu putih dapat mencegah penularan...

Covid-19 Masih Melonjak, Hari Ini Ada 1.611 Kasus Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 terus melonjak dengan kenaikan signifikan. Per hari ini, masih di atas 1.000 kasus. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19,...

Innalillahi, Ditemukan Klaster Baru di Pusdikpom TNI AD Cimahi, 99 Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Cimahi - Wali Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat Ajay M Priyatna membenarkan ada klaster baru penyebaran COVID-19 di Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan...

Tegas, Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan karena Terbitkan KTP Buron Kakap Joko Tjandra

Indonesiainside.id, Jakarta - Lurah Grogol Selatan Asep Subahan dinonaktifkan karena menjalani pemeriksaan terkait penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama buronan 'kakap' Joko Tjandra. "Jadi...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here