DPR: Sri Mulyani Diam-Diam Ajukan Utang Rp5 T ke Bank Dunia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Anggota Komisi Keuangan DPR, Kamrussamad, mengaku kaget mengetahui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani diam-diam mengajukan utang kepada Bank Dunia sebesar 300 juta dolar AS atau sekitar Rp5 triliun. Pengajuan itu pun telah disetujui Bank Dunia.

Kamrussamad menyebut utang itu mulanya diajukan untuk mengatasi kisruh di PT Asuransi Jiwasraya. Namun, utang itu baru cair saat wabah Covid-19 meluas di Tanah Air.

“Kaget. Pemerintah cekatan sekali, mengurus pinjaman ke Bank Dunia. Kita tidak pernah tahu kapan diajukan, tiba-tiba keluar persetujuan Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia terhadap pinjaman 300 juta dolar AS, dengan alasan reformasi sektor keuangan Indonesia,” kata Kamrussamad kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/3).

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia telah menyetujui pinjaman kepada Indoensia sebesar 300 juta dolar AS untuk melakukan reformasi pada sektor keuangan. Reformasi sektor keuangan itu diharapkan bisa membantu mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan mencapai tujuan kesejahteraan bersama.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alifrman menjelaskan, pinjaman dari Bank Dunia itu tidak ada kaitannya dengan mitigasi Covid-19 di Indonesia. Utang 300 juta dolar AS itu berbentuk general financing.

Artinya, utang tersebut tidak secara spesifik diperuntukkan untuk mendanai kegiatan tertentu, seperti mitigasi dampak Covid-19. “Dengan general financing, justru kita punya fleksibilitas,” kata Luky Alfirman. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here